Hotman Paris Minta Prabowo Gelar Perkara Kasus Korupsi Nadiem Makarim di Istana

Hotman Paris Minta Prabowo Gelar Perkara Kasus Korupsi Nadiem Makarim di Istana

Hotman Paris Minta Prabowo Gelar Perkara Kasus Korupsi Nadiem Makarim di Istana-Disway/Hasyim Ashari-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara mengejutkan meminta Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menggelar perkara dugaan korupsi yang menyeret nama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

Tak tanggung-tanggung, Hotman meminta gelar perkara tersebut diadakan secara terbuka di Istana Negara.

BACA JUGA:Nih 4 Cara Dikirim Saldo DANA Gratis Rp315.000 dari Aplikasi Penghasil Uang Cair ke Dompet Digital, Jangan sampai Salah!

BACA JUGA:VIRAL Petisi Tolak Pemecatan Kompol Cosmas, yang Tanda Tangan 167 Ribu Orang: Siapa yang Buat?

Permintaan ini disampaikan Hotman langsung memicu perdebatan publik. 

Dalam keterangannya, Hotman menyebut bahwa kasus korupsi yang diduga melibatkan Nadiem Makarim sudah lama bergulir namun belum ada kejelasan.

Menurutnya, gelar perkara di Istana akan menunjukkan komitmen pemerintahan baru dalam memberantas korupsi secara transparan.

"Bapak Prabowo Presiden Republik Indonesia kalau memang bapak benar-benar mau menegakkan keadilan tolong panggil kejaksaan dan panggil saya sebagai kuasa hukum dari Nadiem Makarim, gelar perkaranya di Istana,"  ucap Hotman, Jumat 5 September 2025.

BACA JUGA:Mensos Gus Ipul Beri Insentif Korban Demonstrasi: Meninggal Rp15 Juta, Luka-Luka Rp5 Juta

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Tinjau Layanan SPBU MT Haryono, Wujud Apresiasi di Hari Pelanggan Nasional

Hotman Paris begitu optimis bahwa kliennya, Nadiem Makarim tidak menerima aliran dana korupsi Chromebook walau hanya Rp1 saja. 

Bahkan, pengacara berdarah Batak tersebut berani jamin untuk membuktikan kebenarannya.

"Saya akan buktikan satu Nadiem makarim tidak menerima uang satu sen pun, dua tidak ada mark up dalam pengadaan laptop, tiga tidak ada yang diperkaya," tutur Hotman.

Hotman bahkan meminta waktu hanya 10 menit untuk membuktikan langsung di depan Presiden Prabowo bahwa mantan Menteri Pendidikan itu tidak melakukan tindak pidana korupsi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads