Apa Itu Gelombang Ekuaorial Rossby? Jadi Pemicu Terjadinya Banjir Besar di Bali
Apa Itu Gelombang Ekuaorial Rossby? Jadi Pemicu Terjadinya Bencana Banjir Besar di Bali.-@Top_Disaster-X/Twitter
JAKARTA, DISWAY.ID - Terjadinya bencana banjir di Bali tercatat sudah menewaskan setidaknya 9 orang.
Penyebab Bali dikepung banjir besar ini berawal dari hujan deras yang dipicu adanya fenomena gelombang ekuatorial Rossby atau Rossby Ekuator.
Hal ini berdasarkan keterangan dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar.
BACA JUGA:Daerah Paling Terdampak Banjir Bali, dari Denpasar hingga Badung
BBMKG mengungkapkan jika gelombang ekuatorial Rossby ini memicu terjadinya cuaca buruk yang terjadi di wilayah Bali dan sekitarnya dalam dua hari terakhir.
Tak hanya itu, pihak BBMKG menambahkan jika kondisi ini juga didukung adanya nilai kelembapan udara tinggi dari lapisan permukaan sampai lapisan 500 milibar (mb).
Lantas, apa itu Gelombang Ekuaorial Rossby yang jadi pemicu bencana banjir besar di Bali? Simak ulasannya berikut ini.
Apa Itu Gelombang Ekuaorial Rossby?
Sebelumnya, diketahui jika BMKG telah memaparkan penyebab terjadinya hujan lebar sejak 8 hingga 9 September 2025 yang mengguyur sebagian besar wilayah dekat Bali, yaitu di NTB (Nusa Tenggara Barat).
Faktor pertama, munculnya Gelombang Ekuaorial Rossby yang aktif di NTB.
Faktor kedua, adanya kelembapan udara yang cenderung basah dari lapisan 850 milibar sampai 700 milibar dengan nilai 70 hingga 90 persen.
Kemudian, faktor ketiga yaitu ada labilitas atmosfer kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal.
Kehadiran Gelombang Ekuaorial Rossby merupakan salah satu fenomena atmosfer di kawasan khatulistiwa yang bergerak ke arah barat.
Fenomena yang terbentuk akibat terjadinya rotasi bumi dan pengaruh gaya Coriolis ini bisa memicu pertumbuhan awan hujan dan juga mempengaruhi intensitas hujan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: