Antisipasi Keracunan Susulan, Pemkab Banggai Bangun Tenda Kesehatan di Sekolah

Antisipasi Keracunan Susulan, Pemkab Banggai Bangun Tenda Kesehatan di Sekolah

Pemkab Banggai Kepulauan dirikan tenda darurat untuk pelayanan kesehatan pasca 277 siswa keracunan makan bergizi gratis-Istimewa-

BANGGAI, DISWAY.ID – Pemkab BANGGAI Kepulauan dirikan tenda darurat untuk pelayanan kesehatan pasca 277 siswa keracunan makan bergizi gratis. 

Langakah ini diambil imbas insiden keracunan massal yang menimpa 277 siswa.

BACA JUGA:UI Resmi Dirikan Palestine Center, Wujud Komitmen Akademik dan Advokasi untuk Kemerdekaan Palestina

BACA JUGA:CAIR! Simulasi Tabel Pinjaman KUR BRI 2025 Plafon Rp100 Juta, Berikut Syarat dan Cara Pengajuannya untuk Pemula

Tenda-tenda darurat yang dilengkapi dengan velbed (tempat tidur lipat), peralatan medis dasar, dan obat-obatan telah didirikan di halaman sekolah-sekolah yang sebelumnya terdampak.

Tim medis gabungan yang terdiri dari dokter dan perawat dari puskesmas terdekat serta Dinas Kesehatan Kota Bengkulu disiagakan di setiap posko selama jam sekolah.

""Kejadian yang terjadi di SPPG Salakan Banggai Kepulauan menjadi pelajaran penting bagi kami. Kami akan selalu menjalin komunikasi yang baik dari berbagai pihak, melakukan sosialisasi pencegahan penolongan pertama bagi sasaran MBG yang mengalami gejala keracunan," kata Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Salakan Banggai Kepulauan, Erick Alfa Handika Sangule, Jumat 19 September 2025.

"Kehadiran tim medis di lokasi diharapkan dapat memberikan penanganan dini dan mencegah kondisi yang lebih serius," tambahnya.

BACA JUGA:Tijjani Reijnders Terkesima Aksi Sang Adik: Selebrasi Trio Persib Viral, Haye dan Eliano Temukan Keluarga Baru di Bandung

BACA JUGA:BELAGU! Anggota DPRD Gorontalo Bikin Video Bareng Wanita Sambil Teriak 'Kita Rampok Uang Negara'

Selain berfungsi sebagai posko penanganan medis darurat, pendirian tenda ini juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan menenangkan bagi para siswa, guru, dan orang tua.

Pasca-insiden keracunan, banyak orang tua yang mengaku cemas dan khawatir untuk mengizinkan anak-anak mereka kembali beraktivitas di sekolah.

"Kami memahami ada trauma dan kecemasan di kalangan siswa dan orang tua. Dengan melihat adanya kesiapsiagaan petugas kesehatan di sekolah, kami berharap mereka merasa lebih tenang dan terlindungi," tambah Erick.

BACA JUGA:Beredar Surat BGN Lepas Tangan Jika Siswa Keracunan MBG di Brebes, Begini Klarifikasinya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads