Ogah Terjebak Muslihat! Timnas Indonesia Tolak Hotel Rekomendasi Arab Saudi, Erick Thohir Ungkap Alasan Mengejutkan
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengungkapkan, pihaknya lebih dulu mengirim tim pendahulu untuk melakukan survei di Jeddah-pssi-
JAKARTA, DISWAY.ID – Menjelang laga krusial putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia mengambil langkah berani.
Ogah terjebak muslihat lawan, PSSI resmi menolak rekomendasi hotel yang diberikan Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) dan memilih tempat menginap sendiri.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengungkapkan, pihaknya lebih dulu mengirim tim pendahulu untuk melakukan survei di Jeddah.
“Federasi Sepak Bola Arab Saudi sempat memberikan rekomendasi soal tempat menginap. Tapi kami sudah mengirim tim lebih dulu untuk mengecek langsung kondisi di sana. Hasilnya, kami memutuskan untuk memilih Hotel Hyatt sebagai tempat menginap,” ujar Sumardji, Kamis (11/9).
Keputusan ini disebut bukan tanpa alasan. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa kenyamanan dan keamanan skuad Garuda menjadi prioritas utama.
“Seluruh kebutuhan Timnas sudah disiapkan secara matang agar pemain dalam kondisi terbaik saat bertanding. Kami tidak ingin ada gangguan non-teknis yang mengganggu fokus tim,” kata Erick.
Laga Penentu di Jeddah
Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert dijadwalkan menghadapi Arab Saudi pada 8 Oktober 2025, lalu melawan Irak pada 11 Oktober 2025. Kedua laga akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Dua pertandingan ini sangat penting bagi peluang Indonesia melaju ke babak selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026.
BACA JUGA:79 Siswa SMP di Banjar Diduga Keracunan MBG, 41 Masih Dirawat
Penolakan hotel rekomendasi SAFF ini ditafsirkan publik sebagai bentuk kewaspadaan PSSI terhadap potensi "muslihat" tuan rumah. Tak jarang, tim tamu dihadapkan pada situasi akomodasi yang kurang mendukung persiapan.
Dengan keputusan ini, Timnas Indonesia diharapkan bisa fokus penuh pada laga berat tanpa gangguan teknis di luar lapangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: