Global Sumud Flotilla Diserbu Israel, Momen Penangkapan Greta Thunberg Terekam Kamera
Aktivis iklim ternama Greta Thunberg tersorot saat Israel menyergap Global Sumud Flotilla--PBS News
JAKARTA, DISWAY.ID – Kamis 2 September 2025 pasukan Israel dilaporkan telah mencegat Global Sumud Flotilla, armada kapal sipil yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Dari total lebih dari 40 kapal yang ikut dalam misi ini, 39 di antaranya telah dihentikan secara paksa oleh militer Israel dilansir dari Reuters.
Salah satu penumpang yang paling menarik perhatian adalah Greta Thunberg, aktivis lingkungan asal Swedia yang dikenal vokal membela isu-isu kemanusiaan dan perubahan iklim.
Video yang telah diverifikasi oleh Reuters menunjukkan momen dramatis ketika pasukan Israel lengkap dengan helm dan kacamata night vision menaiki kapal-kapal tersebut di malam hari.
Para penumpang terlihat mengenakan pelampung dan mengangkat tangan, sementara kamera live stream dari dalam kapal menyiarkan seluruh kejadian ke publik dunia.
Dalam salah satu cuplikan yang dirilis Kementerian Luar Negeri Israel, Greta Thunberg tampak duduk di atas dek kapal, dikelilingi tentara bersenjata.
“Beberapa kapal dalam flotilla Hamas-Sumud telah berhasil dihentikan dengan aman, dan para penumpangnya sedang dibawa ke pelabuhan Israel,” demikian pernyataan resmi dari akun X (Twitter) milik Kementerian Luar Negeri Israel.
“Greta dan teman-temannya dalam keadaan aman dan sehat,” tambahnya.
Global Sumud Flotilla sendiri merupakan armada bantuan sipil yang terdiri dari lebih dari 40 kapal dan membawa sekitar 500 aktivis, pengacara, dan anggota parlemen dari berbagai negara.
BACA JUGA:Mengenal Global Sumud Flotilla, Rombongan Bantuan Gaza yang Dicegat Israel
Misi ini bertujuan mengirimkan obat-obatan dan makanan ke Gaza, di tengah blokade ketat Israel.
Keberangkatan flotilla sejak akhir Agustus telah menarik perhatian internasional dan disambut dukungan dari beberapa negara seperti Turki, Spanyol, dan Italia yang siap mengirimkan bantuan tambahan jika diperlukan.
Namun, insiden ini juga memicu kecaman keras dari komunitas global. Kementerian Luar Negeri Turki menyebut tindakan Israel sebagai “tindakan teror yang membahayakan nyawa warga sipil yang tidak bersalah.”
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: