Timnas Dikadali Wasit Ma Ning, Media China: Indonesia Masih Andalkan Gaya Tradisional, Tak Tahu Cara Menang!
Performa wasit asal China, Ma Ning, saat memimpin laga Timnas Indonesia melawan Irak di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, mendapat sorotan tajam dari sejumlah media asing-Tangkapan layar [email protected]_-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Performa wasit asal China, Ma Ning, saat memimpin laga Timnas Indonesia melawan Irak di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, mendapat sorotan tajam dari sejumlah media asing.
Berbeda dengan laga sebelumnya melawan Arab Saudi yang dipimpin wasit asal Kuwait, Ahmed Al Ali, keputusan-keputusan Ma Ning dinilai menimbulkan kontroversi.
Meski sempat diragukan oleh suporter Indonesia karena berasal dari kawasan yang sama dengan Arab Saudi, Al Ali justru mendapat apresiasi usai memimpin laga dengan cukup adil.
BACA JUGA:Hei Kluivert! Nasibmu Bakal Ditentukan Rapat Exco PSSI: Stay or Out?
Namun, hal berbeda terjadi pada Ma Ning.
Netralitas wasit yang telah mengantongi lisensi FIFA sejak 2011 ini dipertanyakan, bahkan menuai kritik dari media-media luar negeri seperti Voetbal Primeur (Belanda) dan Dantri (Vietnam).
Salah satu momen yang disorot oleh Voetbal Primeur terjadi pada menit ke-68, ketika bek Irak Zaid Tahseen hanya mendapat kartu kuning usai melakukan pelanggaran keras terhadap Ole Romeny.
Banyak pihak menilai pelanggaran tersebut layak diganjar kartu merah.
Selain itu, insiden yang melibatkan Kevin Diks di kotak penalti Irak pada menit-menit akhir juga menjadi perdebatan.
BACA JUGA:Patrick Kluivert Pasrah dengan Nasibnya di Timnas Indonesia
BACA JUGA:Jay Idzes: Waktunya Refleksi Meski Ini Pelajaran Sulit Bagi Tim
Ma Ning memutuskan untuk tidak memberikan penalti kepada Timnas Indonesia, meski tayangan ulang menunjukkan adanya potensi pelanggaran.
Kritik dari Media Vietnam
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: