FIFA ASEAN Cup Resmi Digagas Gianni Infantino, Peluang Emas Jay Idzes Bisa Antar Timnas Indonesia Juara
Presiden FIFA Gianni Infantino resmi meluncurkan gagasan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup, Jay Idzes bisa membawa Timnas Indonesia juara-Tangkapan layar Instagram@jayidzes-
Kemunculan FIFA ASEAN Cup menimbulkan pertanyaan besar: apakah ajang ini akan menggantikan Piala AFF?
Hingga kini, belum ada kepastian dari FIFA, AFC, maupun AFF.
Namun, banyak pihak menilai turnamen baru ini akan otomatis menjadi lebih bergengsi dan diminati, karena melibatkan FIFA langsung dan masuk dalam sistem ranking resmi dunia.
BACA JUGA:Satu Dunia KAGET! Nova Arianto Turunkan Pemain Diaspora di Timnas Indonesia U-17, FIFA Dibuat Takjub
BACA JUGA:Timnas Temukan BERLIAN! Penyerang Ternama Berdarah Jepang Pilih Indonesia, Verdonk Beri Dukungan
“Sulit rasanya kedua turnamen ini berjalan bersamaan, apalagi waktunya berdekatan. Jika FIFA ASEAN Cup jadi digelar, kemungkinan besar AFF Cup akan dilebur atau digantikan,” lanjut Bung Ropan.
Momentum untuk Indonesia
Indonesia disebut menjadi salah satu negara yang paling diuntungkan oleh kehadiran turnamen ini.
Dengan status resmi FIFA, Timnas Indonesia bisa tampil dengan kekuatan penuh, termasuk seluruh pemain yang berkarier di luar negeri.
“Kalau ini berjalan, peluang Indonesia untuk juara sangat terbuka. Apalagi kita tahu, selama 29 tahun Piala AFF digelar, Indonesia belum sekalipun menjadi juara meski enam kali runner-up,” tandas Bung Ropan.
BACA JUGA:Ballon d’Or 2026: Kylian Mbappe Bisa Pecahkan Rekor Gila Lionel Messi
BACA JUGA:Persib Bandung Dapat Cuan Fantastis dari AFC, Joey Pelupessy Bisa Direkrut dengan Mudah!
Turnamen ini juga disebut akan meningkatkan daya saing dan kualitas sepak bola ASEAN, sekaligus menarik perhatian global terhadap kawasan Asia Tenggara yang dikenal memiliki basis pendukung besar, terutama Indonesia, Thailand, dan Vietnam.
Menurut bocoran awal, FIFA ASEAN Cup akan diikuti oleh 11 negara anggota ASEAN, yakni: Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.
Turnamen perdana kemungkinan akan digelar pada Juli–Agustus 2026, bertepatan dengan periode FIFA Match Day, sehingga tidak berbenturan dengan liga-liga Eropa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: