Investor Pede Stabilitas Makro Indonesia, EY Sebut Nilai IPO Melonjak

Investor Pede Stabilitas Makro Indonesia, EY Sebut Nilai IPO Melonjak

Laporan EY Global IPO Trends Q3 2025 menunjukkan, meski jumlah IPO turun 35% dibanding tahun lalu, total dana yang berhasil dihimpun justru melonjak hampir tiga kali lipat menjadi US$906 juta hingga kuartal III 2025.--Freepik

Secara global, momentum IPO meningkat 19% secara tahunan dengan lonjakan nilai mencapai 89%. Di Asia Tenggara, Singapura memimpin perolehan dana IPO kuartal III 2025 dengan US$1,5 miliar, disusul Indonesia di posisi kedua dengan US$478 juta.

EY memperkirakan prospek IPO Indonesia tetap positif hingga akhir tahun, ditopang kondisi likuiditas yang kuat, kebijakan moneter longgar, dan stabilitas makroekonomi. 

Namun, tantangan seperti ketidakpastian politik dan fluktuasi global tetap perlu diwaspadai.

“Kunci sukses emiten Indonesia ke depan adalah kesiapan menghadapi volatilitas dan kemampuan membangun kepercayaan investor melalui tata kelola yang solid dan strategi pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Reuben.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads