Sejarah Hari Anak Sedunia, Diperingati Setiap 20 November

Sejarah Hari Anak Sedunia, Diperingati Setiap 20 November

Sejarah Hari Anak Sedunia, Diperingati Setiap 20 November.--Key assets

PBB juga menegaskan bahwa hak anak ini menjadi bagian dari hak asasi manusia yang bersifat universal dan tidak dapat dinegosiasikan.

BACA JUGA:Selamat Hari Jomblo Sedunia 2025! Ini Sejarah, Tradisi, dan Tema Perayaan 11.11

Akan tetapi, mereka meng-klaim hingga saat ini masih banyak hak anak yang belum terpenuhi atau bahkan terabaikan.

PBB menekankan jika pemenuhan hak anak, termasuk hak atas perlindungan, pendidikan, kesehatan serta partisipasi menjadi dasar penting untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Dengan melibatkan anak-anak dan mendengarkan perspektif mereka, berbagai pihak juga bisa menyesuaikan kebijakan dan tindakan yang lebih responsif.

Mengenai isu sosial PBB terhadap anak, tak lepas dari berdirinya lembaga UNICEF (United Nations Children's Fund).

Lembaga ini dibentuk usai Perang Dunia II ketika melihat banyak anak-anak di Eropa yang perlu perhatian serius.

BACA JUGA:Sejarah dan Asal Usul Halloween yang Dirayakan setiap 31 Oktober, Berawal dari Tradisi Kuno

Tema Hari Anak Sedunia

Melansir dari situs UNICEF, untuk tema Hari Anak Sedunia tahun 2025 ialah "My Day, My Rights".

Tema ini dipilih untuk berfokus mendengarkan perspektif anak serta memberdayakan mereka dan menyuarakan pendapat.

UNICEF juga menyoroti hak-hak anak dan menyerukan para pemimpin dunia untuk mempercepat tindakan yang diperlukan demi melindungi dan memenuhi hak setiap anak, tanpa adanya diskriminasi.

Perayaan Hari Anak yang dilakukan UNICEF meliputi berbagai kegiatan, di antaranya adalah kid's takeovers di berbagai negara.

Kegiatan ini meliputi anak-anak yang mengambil alih peran-peran penting di media, bisnis, olahraga dan hiburan untuk menyoroti isu-isu penting untuk mereka dan membuat suara mereka didengar.

BACA JUGA:Makna Logo dan Tema Resmi Hari Anak Nasional 2025 dari KemenPPPA, Lengkap Link Download!

Selain itu, berbagai sekolah serta bangunan di berbagai negara juga diterangi atau dicat warna biru pada tanggal 20 November sebagai bentuk dukungan terhadap hak anak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads