Harry Kane Pecahkan Rekor Pele, 'Jimat Lini Depan' Three Lions Menuju 100 Gol Timnas Inggris
Harry Kane, kapten Timnas Inggris kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia, memecahkan rekor Internasional legenda Brasil, Pele-Tangkapan layar Instagram@harrykane-
Sementata itu Timnas Inggris kembali mencatat tonggak penting dalam sejarah mereka setelah meraih kemenangan 2-0 atas Albania di Tirana.
BACA JUGA:Terungkap! Strategi Barcelona Lindungi Lamine Yamal sebelum Debut di Usia 15 Tahun
BACA JUGA:Timur Kapadze Mundur dari Uzbekistan Demi Latih Timnas Indonesia? Bung Harpa Ungkap Info A1
Hasil tersebut bukan hanya menutup kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan sempurna, tetapi juga membawa The Three Lions menyamai rekor legendaris Yugoslavia yang telah bertahan selama 71 tahun.
Kemenangan ini mengukuhkan Inggris dengan 11 kemenangan beruntun di laga resmi, rekor kemenangan terpanjang sepanjang masa untuk tim nasional putra.
Di bawah kepemimpinan Thomas Tuchel, Inggris tampil stabil dan efisien, memastikan tiket ke Piala Dunia bahkan sebelum sesi latihan internasional bulan November dimulai.
Meski laga kontra Albania bersifat formalitas, Tuchel tetap melakukan tujuh rotasi pemain dibanding skuad kemenangan atas Serbia. Perubahan itu membuat Inggris tampil kurang meyakinkan di babak pertama.
Namun, masuknya pemain-pemain kunci di babak kedua langsung mengubah dinamika pertandingan.
Bukayo Saka dan Marcus Rashford masing-masing menyumbang assist yang diselesaikan Harry Kane menjadi dua gol, memastikan Inggris menutup babak kualifikasi dengan catatan sempurna.
Rentetan 11 kemenangan beruntun ini mencakup laga kualifikasi Piala Dunia dan Nations League, mengalahkan Albania, Serbia, Latvia, Andorra, Yunani, Irlandia, hingga Finlandia.
Inggris kini tidak terkalahkan selama 13 bulan dalam pertandingan kompetitif, dengan kekalahan terakhir mereka terjadi pada Oktober 2024 dari Yunani.
Selain rekor kemenangan, Inggris juga mencatat prestasi pertahanan luar biasa.
Mereka mengakhiri Grup K sebagai tim yang memenangkan seluruh pertandingan tanpa kebobolan satu gol pun, menjadikan mereka tim Eropa kedua yang mampu melakukan hal tersebut setelah Yugoslavia pada 1954.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: