Ternyata Ini Alasan China Larang Warganya Pergi ke Jepang, Hubungan Diplomatik Memanas!
Alasan China Larang Warganya Pergi ke Jepang.--Canva
JAKARTA, DISWAY.ID - Baru-baru ini China melarang warganya pergi ke Jepang, apa alasan? Simak informasinya.
Hal ini bermula dari pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengenai kemungkinan aksi militer di Taiwan.
Pernyataan tersebut lantas memicu reaksi keras dari China yang menilai bahwa ucapan itu sebagai provokasi serius dalam isu sensitif kawasan.
BACA JUGA:Imbas China Larang Warganya ke Jepang, Sektor Pariwisata dan Ritel Negeri Sakura Rontok
Ia menegaskan jika tindakan ini sesuai dengan undang-undang keamanan Jepang yang mengatur respons jika keselamatan nasional dianggap terancam.
Lewat unggahan resmi di WeChat pada Jumat, Kedutaan Besar China di Tokyo meminta agar warganya menunda perjalanan menuju Jepang dengan alasan situasi politik yang memanas dan risiko keselamatan untuk warga China.
"Baru-baru ini, para pemimpin Jepang telah melontarkan pernyataan yang terang-terangan provokatif mengenai Taiwan, yang sangat merusak suasana komunikasi antarmasyarakat antara China dan Jepang, serta menimbulkan risiko signifikan terhadap keselamatan pribadi dan nyawa warga negara China di Jepang," demikian keterangan dari Kementerian Luar Negeri China dikutip dari Japan Times.
Selain itu, Beijing juga memanggil duta besar Jepang, sedangkan Tokyo melakukan hal serupa usai muncul unggahan kontroversial dari Konsul Jenderal China di Osaka, Xue Jian.
Diketahui, Xue Jian menyinggung Takaichi dengan bahasa yang dinilai agresif sebelum akhirnya dihapus.
Karenanya, partai berkuasa di Jepang menyerukan agar Xue dinyatakan persona non grata atau secara resmi dilarang berada di Jepang serta diusir karena dianggap melakukan tindakan yang tidak pantas.
China Larang Warganya Pergi ke Jepang
BACA JUGA:Jika China Benar-Benar Larang Apple dan Samsung, Siapa Pihak yang Diuntungkan?
Kementerian Luar Negeri bersama Kedutaan Besar dan Konsulat China di Jepang mengeluarkan imbauan tegas terhadap warga mereka agar menunda pergi ke Jepang dalam waktu dekat.
Pernyataan tersebut dirilis di tengah panasnya hubungan diplomatik kedua negara itu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: