Kata Pedagang Pasar Pesing Soal Kualitas Cabai asal Aceh: Tekstur Lembek, Belum Banyak yang Minat
Pedagang Pasar Pesing Koneng, Kebon Jeruk Barat, mengaku tekstur cabai asal Aceh belum begitu diminati pelanggan usai 1,4 Juta Ton didistribusikan ke Jakarta-Disway.id/Fandi Permana-
JAKARTA, DISWAY.ID - Pedagang Pasar Pesing Koneng, Kebon Jeruk Barat, mengaku tekstur cabai asal Aceh belum begitu diminati pelanggan usai 1,4 Juta Ton didistribusikan ke Jakarta.
Salah seorang pedagang, Misti (52), menyebut tekstur cabe asal Sumatera itu belum begitu diminati pelanggan.
BACA JUGA:Harga Cabai Naik-Turun Bikin Resah, Mentan Amran Ungkap Penyebab Sebenarnya
BACA JUGA:Pedagang Keluhkan Kualitas Cabai Dari Aceh: Lembek dan Kurang Baik
Sebab, tekstur cabe kriting merah dengan bentuk cenderung pipih itu cenderung layu. Misti menduga faktor jarak distribusi yang jauh dan memakan waktu menyebabkan kualitas cabai Aceh berkurang.
"Saya terima stok 20 kilo 2 hari lalu. Niatnya beli untuk membantu juga saudara yang kena bencana, tapi jujur pelanggan belum begitu suka karena terlalu lembek. Gak tahu karena memang kondisinya begini, atau karena kelamaan di jalan," ungkap Misti saat ditemui Disway, Rabu, 24 Desember 2025.
Senada dengan Misti, pedagang sayur lainnya yang juga menjajakan Cabai asal Aceh, Komar (55), mengaku pelanggannya belum begitu tertarik dengan cabai Aceh. Menurutnya, pelanggan cenderung memilih cabai asal Jawa Tengah dan Jawa Barat karena teksturnya padat dan segar.
Pelanggan juga mengeluhkan kondisi cabe yang cenderung mengering dan kerap busuk di bagian ujungnya.
"Mungkin pelanggan masih asing, karena memang cabenya agak lain tampilannya. Bisa juga karena kelamaan pas proses pengiriman atau penyimpanannya kurang bagus, makanya pembeli saya lebih pilih cabai dari Jawa," ungkap Komar.
Dikeluhkan Pedagang
Sebelumnya, Disway.id sempat bertanya ke beberapa pedagang yang bertempat di pasar tradisional di wilayah Jakarta, pasokan cabai yang diterima oleh mereka sendiri berada dalam kondisi yang kurang baik.
Seorang pedagang bernama Amir Wahyudi (35), salah seorang pedagang komoditas sayuran di pasar Induk Senen, Jakarta Pusat. Menurut Amir, saat ini dirinya memilih untuk memperjual-belikan komoditas cabai yang berasal dari Jepara, imbas kualitas cabai dari Aceh yang kurang baik.
"Lembek cabe-nya yang dari Aceh, gak tahan lama juga. Kalau kata saya sih itu cabe buat sambel," ucap Amir kepada Disway.
Lebih lanjut, Amir juga turut menambahkan bahwa pasokan cabe dari Aceh memang dijual dengan harga yang jauh lebih murah.
BACA JUGA:Ancol Tanpa Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru 2026: Konser Dewa 19 Tetap Lanjut
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: