Pasar Otomotif Lesu di 2025, Toyota Tetap Melaju Paling Depan
Sepanjang 2025, Toyota membukukan penjualan lebih dari 250 ribu unit dengan pangsa pasar di atas 31 persen. -dok Disway-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Pasar otomotif nasional sepanjang 2025 tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ekonomi global dan domestik yang penuh tantangan membuat total pasar ritel kendaraan bermotor ditutup di kisaran 833 ribu unit, atau turun sekitar 6 persen dibandingkan 2024.
Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan capaian tersebut sebenarnya masih berada di atas proyeksi awal industri.
BACA JUGA:Thomas Djiwandono Jamin Independensi BI Meski Pernah Jadi Kader Gerindra
BACA JUGA:50 Kode Redeem FF Hari Ini 27 Januari 2026, Berburu Item Diamond, Senjata hingga Skin!
“Angka ini sedikit lebih baik dari prediksi sebelumnya. Ternyata 2025 menjadi titik terendah sehingga ke depan pasar bisa mulai membaik,” ujar Henry, saat media gathering, Senin 26 Januari 2026.
Di tengah penurunan pasar, Toyota berhasil mempertahankan posisinya sebagai market leader otomotif nasional. Sebagai catatan sepanjang 2025, Toyota membukukan penjualan lebih dari 250 ribu unit dengan pangsa pasar di atas 31 persen.
Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Toyota sebagai merek dengan penjualan tertinggi di Asia Tenggara.
“Terima kasih kepada masyarakat Indonesia dan rekan-rekan media yang terus mendukung Toyota," kata Henry.
BACA JUGA:2 Link Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Lengkap Rute, Siap-Siap War Awal Februari
BACA JUGA:Hitung Mundur Puasa Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Cek Kalender Hijriah Versi Kemenag di Sini
Dari sisi model, Kijang Innova kembali menjadi tulang punggung penjualan Toyota dengan volume lebih dari 60 ribu unit, diikuti oleh Avanza dan Calya.
Selain itu, kinerja kendaraan elektrifikasi Toyota menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, Toyota menguasai lebih dari 50 persen pasar kendaraan hybrid di Indonesia.
Henry kembali menegaskan, penerimaan kendaraan hybrid kini semakin merata. Di Jakarta, adopsi hybrid sudah sekitar 50 persen, Jawa di luar Jakarta 20 persen, dan luar Jawa juga sekitar 20 persen. Ini menunjukkan teknologi hybrid Toyota semakin diterima.
Peralihan konsumen dari mesin konvensional (ICE) ke hybrid juga terus meningkat. Kontribusi varian hybrid pada Innova Zenix dan Yaris Cross Hybrid tercatat naik signifikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: