CEO Lazada Ungkap 5 Tren Besar Akan Mengubah E-Commerce Indonesia 2026

CEO Lazada Ungkap 5 Tren Besar Akan Mengubah E-Commerce Indonesia 2026

Ilustrasi Pelanggan Belanja Online-ist-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Industri e-commerce Indonesia terus berkembang pesat dan diproyeksikan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Menurut laporan e-Conomy SEA dari Google, Temasek, dan Bain & Company, Gross Merchandise Value (GMV) e-commerce Indonesia diperkirakan mencapai USD 140 miliar pada 2030, menempatkan Indonesia di posisi puncak kawasan.

CEO Lazada Indonesia, Carlos Barrera, menegaskan bahwa konsumen kini semakin teliti dalam memilih produk, terutama yang bernilai tinggi.

BACA JUGA:FIFA Ingatkan Risiko Kebijakan Visa Donald Trump Jelang Piala Dunia 2026, Tiket Bukan Lagi Jaminan!

Ketika kepercayaan terhadap keaslian dan kualitas jangka panjang terbentuk, konsumen lebih berani melakukan transaksi besar dan membeli produk premium.

“E-commerce bertransformasi dari sekadar tempat transaksi menjadi infrastruktur pertumbuhan bagi konsumen dan brand,” ujar Carlos dalam konferensi daring, Sabtu (17/01).

Carlos memprediksi ada lima tren utama yang akan membentuk lanskap e-commerce Indonesia pada 2026.

Pertama, Trust. Ini membangun kepercayaan melalui sistem dan tata kelola yang kuat.

Kedua, Life Stage. Tren yang menyesuaikan kebutuhan konsumen di berbagai fase kehidupan.

Ketiga, Produk Premium. Demikian seiring meningkatnya minat terhadap barang bernilai tinggi dengan value-for-money.

BACA JUGA:Tabel Simulasi Pinjaman KUR BCA 2026 Rp50 Juta, Cek Angsuran Tenor 1-5 Tahun

Keempat, Loyalitas. Program seperti LazKoin, voucer, dan cicilan yang memperkuat keterikatan konsumen.

Kelima, Content Creator Influence. Di mana peran kreator konten dan afiliator sebagai jembatan antara brand dan konsumen.

Carlos menekankan bahwa konsep “premium” dan “nilai” kini tidak lagi bertentangan. Konsumen bisa mendapatkan produk kelas atas dengan harga rasional berkat fitur penghematan dan program loyalitas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads