Tim DVI Jemput Bola Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 400 Jatuh, Polisi Minta Keluarga Tak Perlu ke Makassar
Tim pencarian gabungan menyusuri titik koordinat jatuhnya pesawat ATR 400 rute Yogyakarta-Makassar pada Sabtu, 17 Januari 2026.-Ist-
MAKASSAR, DISWAY.ID -- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan terus melakukan pengumpulan data antemortem keluarga korban jatuhnya pesawat ATR 400 rute Yogyakarta-Makassar.
Hingga Senin, 19 Januari 2026, tercatat delapan keluarga korban telah menjalani pemeriksaan antemortem untuk keperluan identifikasi.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Didik Supranoto mengatakan proses pengambilan data dilakukan secara proaktif oleh tim DVI dengan mendatangi langsung domisili keluarga korban.
BACA JUGA:Rahasia Kulit Cerah dan Kenyal Lewat Serum, Atasi Kusam hingga Garis Halus
BACA JUGA:Denmark Jawab Ancaman Tarif Trump: Kami Berkomitmen untuk Menegakkan Kedaulatan Kami
"Untuk data antemortem, Polda Sulsel sudah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban. Ada yang datang langsung ke Posko DVI Polda Sulsel satu orang, ada juga yang rencana datang hari ini. Namun pada prinsipnya tim DVI proaktif mendatangi keluarga korban dengan berkoordinasi bersama DVI Polda setempat," katanya kepada awak media, Senin 19 Januari 2026.
Ia menambahkan, hingga saat ini hasil identifikasi belum bisa direkonsiliasi karena korban belum dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat untuk dilakukan pemeriksaan postmortem.
"Untuk hasil belum bisa dilakukan rekonsiliasi karena korban belum ada yang dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan postmortem," ucapnya.
BACA JUGA:Kemenhub Sebut Cuaca Sedikit Berawan saat Pesawat ATR 42-500 IAT Hilang Kontak
BACA JUGA:Kalender Bulan Syaban 2026 Versi Kemenag RI Lengkap Jadwal Puasanya
Bagi keluarga korban yang berada di luar Sulawesi Selatan, termasuk di Jakarta, ia menyarankan tidak perlu datang langsung ke Makassar.
"Tidak perlu ke Sulsel, karena tim akan mendatangi alamat keluarga korban," terangnya.
Pihaknya membuka jalur komunikasi bagi keluarga korban yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut terkait proses DVI.
"Jika ada keluarga yang menanyakan, bisa menghubungi Kompol ABD Rahman di 085388889928 atau Dokter Asnani di 0811469088," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: