AFCON Memanas! Senegal Protes Keras Keputusan Wasit di Final Kontra Maroko
Final Piala Afrika Diwarnai Kontroversi Wasit, Ketegangan Maroko dan Senegal Picu Sorotan Dunia-@caf_online-Instagram
JAKARTA, DISWAY.ID - Turnamen Piala Afrika (AFCON) yang sejatinya menjadi pesta sepak bola benua Afrika justru berakhir dalam suasana penuh kecurigaan dan kontroversi.
Sepanjang kompetisi, muncul persepsi luas bahwa keputusan wasit cenderung menguntungkan tuan rumah Maroko, hingga akhirnya memuncak pada laga final yang berujung kekacauan.
Momen paling mencolok terjadi pada partai puncak yang digelar di Rabat, Minggu malam. Para pemain Senegal memilih meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes setelah wasit menghadiahkan penalti kepada Maroko di penghujung babak kedua.
Insiden tersebut terjadi tak lama setelah gol Senegal dianulir, memicu kemarahan dan ketidakpercayaan yang telah menumpuk sejak awal turnamen.
Reaksi keras Senegal mencerminkan krisis kepercayaan terhadap perangkat pertandingan yang mewarnai tiga pekan penyelenggaraan AFCON.
BACA JUGA:Jadwal Lengkap Semifinal AFCON 2025: Senegal vs Mesir dan Nigeria vs Maroko
Suasana Tidak Sehat Sejak Awal Turnamen
Pelatih Maroko, Walid Regragui, bahkan mengakui bahwa atmosfer turnamen sudah terasa tidak kondusif sejak awal. Pernyataan itu disampaikannya setelah Maroko harus menelan kekalahan 0-1 di babak perpanjangan waktu di depan pendukung sendiri.
“Sejak awal suasananya tidak sehat,” ujar Regragui, merujuk pada tekanan besar yang menyertai setiap pertandingan timnya sebagai tuan rumah.
Selain tekanan dari puluhan ribu pendukung Maroko, ketegangan juga diperparah oleh keterbatasan alokasi tiket bagi suporter tim lawan, serta sejumlah keputusan wasit yang dianggap kontroversial oleh banyak tim peserta.
Sorotan terhadap kepemimpinan wasit mulai menguat sejak perempat final, saat Maroko mengalahkan Kamerun 2-0. Pihak Kamerun menilai wasit mengabaikan penalti setelah penyerang mereka, Bryan Mbeumo, dijatuhkan di kotak terlarang.
“Banyak orang ingin percaya, atau membuat orang lain percaya, bahwa kami selalu dibantu wasit. Maroko adalah tim yang ingin dikalahkan, jadi akan selalu ada alasan untuk menyudutkan kami,” kata Regragui.
Kontroversi kembali mencuat di semifinal melawan Nigeria. Gelandang Nigeria, Bright Osayi-Samuel, secara terbuka melontarkan kritik tajam.
“Wasitnya sangat buruk. Banyak keputusan yang keliru dan sangat menyakitkan melihat hal seperti itu terjadi di pertandingan sebesar ini,” ujarnya.
BACA JUGA:Liverpool Amankan Talenta Emas Senegal: Bek Muda Ketiga Resmi Bergabung di 2026!
Wasit Final Jadi Pusat Perhatian Dunia
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: