Waspada Water Hammer! Begini Cara Menyelamatkan Mobil Setelah Terendam Banjir

Waspada Water Hammer! Begini Cara Menyelamatkan Mobil Setelah Terendam Banjir

Cara Menyelamatkan Mobil dari Kerusakan Akibat Banjir---assarent

JAKARTA, DISWAY.ID - Banjir bukan cuma merusak rumah dan infrastruktur, tapi juga bisa menjadi ancaman serius bagi kendaraan bermotor.

Mobil yang terendam air banjir berisiko mengalami kerusakan berat, mulai dari sistem kelistrikan hingga mesin yang bisa jebol jika ditangani secara keliru.

Kesalahan paling fatal yang sering dilakukan pemilik mobil adalah langsung menyalakan kendaraan setelah terendam banjir.

Padahal, tindakan tersebut justru dapat memperparah kerusakan dan berujung biaya perbaikan yang sangat mahal.

BACA JUGA:Banjir Meluas di Jakarta Jumat Pagi, Wilayah Ini Terparah hingga Tergenang Lebih dari Satu Meter

Langkah Pertama: Cabut Aki Mobil

Saat mobil mulai terendam atau berpotensi terendam banjir, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mencabut aki.

Baik kutub negatif maupun positif harus dilepas seluruhnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah korsleting listrik yang dapat merusak komponen elektronik bahkan memicu kebakaran.

Jika aki dalam kondisi basah, sebaiknya segera dipindahkan ke tempat kering. Langkah sederhana ini sering diabaikan, padahal sangat krusial untuk menyelamatkan sistem kelistrikan mobil.

BACA JUGA:Daftar Wilayah Indonesia Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari ini, Jakarta Siaga!

Jangan Langsung Menyalakan Mobil Setelah Terendam

Apabila mobil sudah terendam banjir dan air mulai surut, pemilik kendaraan sangat disarankan untuk tidak mencoba menyalakan mesin.

Menurut praktisi otomotif, perusahaan asuransi juga dapat mendeteksi apakah kerusakan terjadi murni akibat banjir atau karena kesalahan pemilik yang tetap menyalakan mobil setelah terendam.

Menyalakan mesin dalam kondisi tersebut berisiko menimbulkan korsleting, kerusakan modul elektronik, hingga fenomena water hammer yang dapat menyebabkan stang piston bengkok, piston pecah, bahkan blok mesin retak.

Solusi terbaik adalah menghubungi pihak asuransi dan meminta kendaraan diderek ke bengkel resmi atau bengkel rekanan tanpa menghidupkan mesin sama sekali.

BACA JUGA:Jayden Oosterwolde Buka Suara Peluangnya Bela Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Bersinar Jadi Penyelamat Excelsior

Parkir di Tempat Lebih Tinggi dan Amankan Mobil

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads