Waspada Water Hammer! Begini Cara Menyelamatkan Mobil Setelah Terendam Banjir
Cara Menyelamatkan Mobil dari Kerusakan Akibat Banjir---assarent
Jika memungkinkan, mobil sebaiknya diparkir di tempat yang lebih tinggi.
Dalam kondisi darurat, mobil dapat didongkrak dan roda diganjal menggunakan benda yang kokoh agar posisi kendaraan lebih aman dari genangan.
Pemilik kendaraan juga diimbau untuk tidak memindahkan mobil saat banjir masih berpotensi datang kembali, terutama banjir bandang yang dapat menyeret kendaraan dan membahayakan keselamatan.
Waspada Water Hammer dari Filter Udara
Salah satu penyebab kerusakan mesin paling parah akibat banjir adalah masuknya air melalui filter udara.
Air yang masuk ke ruang bakar akan menggantikan udara, sehingga saat piston bergerak naik, tekanan tidak dapat dikompresi. Kondisi inilah yang disebut water hammer.
Dampaknya sangat serius, mulai dari stang piston bengkok, piston retak, hingga blok mesin pecah. Kerusakan ini umumnya memerlukan overhaul mesin dengan biaya yang sangat besar.
Semua Cairan dan Oli Wajib Dicek
Setelah mobil menerjang atau terendam banjir, seluruh cairan wajib diperiksa, di antaranya:
- Oli mesin
- Oli transmisi
- Oli gardan
- Oli power steering
- Minyak rem
Oli yang tercampur air biasanya berubah warna menjadi keputihan seperti susu. Jika kondisi ini ditemukan, mobil tidak boleh dijalankan dan harus segera ditangani teknisi profesional untuk mencegah kerusakan lanjutan.
Interior Mobil Tak Kalah Penting
Air banjir yang masuk ke kabin akan mengendap di karpet dasar dan jok. Kondisi ini berbahaya karena dapat merusak modul elektronik yang biasanya terletak di bawah jok, terutama pada mobil modern.
Karpet dasar harus segera dibongkar dan dikeringkan sepenuhnya. Jika dibiarkan lembap, interior mobil berisiko ditumbuhi jamur, menimbulkan bau menyengat, serta menjadi sarang bakteri yang membahayakan kesehatan.
Proses pembersihan interior pascabanjir idealnya dilakukan oleh profesional dengan peralatan khusus dan cairan disinfektan agar hasilnya maksimal.
Serahkan pada Ahlinya
Menangani mobil terendam banjir memang bisa dilakukan sendiri, namun tanpa pengetahuan dan peralatan yang memadai, risiko kesalahan justru semakin besar. Oleh karena itu, pemilik kendaraan disarankan untuk segera menghubungi bengkel terpercaya atau layanan spesialis mobil untuk penanganan yang tepat.
Kesalahan penanganan di awal justru dapat membuat kerusakan semakin parah dan berujung pada kerugian yang lebih besar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: