Berbasis Komunitas, BRI Jadi Motor Penggerak 42 Ribu Klaster Usaha Rakyat

Berbasis Komunitas, BRI Jadi Motor Penggerak 42 Ribu Klaster Usaha Rakyat

Sejalan dengan penguatan klaster usaha, BRI juga terus memperluas inklusi keuangan di tingkat komunitas. -Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas perannya dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pemberdayaan pelaku usaha produktif berbasis komunitas. 

Selain menyediakan akses layanan keuangan, BRI juga secara konsisten mendorong UMKM agar bisa bertumbuh secara kolektif dalam ekosistem usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan.

BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 23 Januari 2026 Lengkap Sinopsis, Nonton Film Aksi-Thriller

BACA JUGA:Status Katulampa Bogor SIAGA 3, Jakarta Siap-Siap Banjir Lagi Malam Ini

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan Klaster Usaha dalam program Klasterku Hidupku, sebuah inisiatif pemberdayaan kelompok usaha yang dibentuk BRI berdasarkan kesamaan sektor produksi, karakteristik wilayah, 

Serta kedekatan sosial antarpelaku usaha, sehingga tercipta sinergi dan penguatan rantai nilai di tingkat lokal.

BACA JUGA:Banjir Tinggi di Perempatan Puri Arah Jalan Outer Ring Road, Pemotor Jangan Nekat!

BACA JUGA:Pramono Akui Belum Berencana Bangun Sumur Resapan Atasi Banjir Seperti Anies

Hingga akhir tahun 2025, BRI telah membina 42.682 Klaster Usaha, disertai dengan 3.001 kegiatan pemberdayaan yang mencakup pelatihan usaha serta dukungan sarana dan prasarana produksi. 

Fokus utama pembinaan diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki daya ungkit tinggi terhadap perekonomian daerah.

Dari total klaster yang diberdayakan, 82,36% merupakan klaster sektor produksi, sementara sisanya 17,64% berasal dari sektor non-produksi. 

BACA JUGA:Jeremy Jacquet ke Chelsea: Rennes Beri Sinyal Lampu Hijau Transfer Rp1,38 Triliun

BACA JUGA:PAM Jaya Sudah Layani Air Bersih 80 Persen Warga Jakarta, Lampaui Capaian 25 Tahun

Dominasi sektor produksi ini mencerminkan strategi BRI dalam memperkuat basis ekonomi riil, terutama pada sektor pertanian yang menyumbang porsi terbesar sebesar 48,05%. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads