Jeritan Warga Rawa Buaya Dihantam Banjir: Listrik Padam 24 Jam, Badan Gatal Dua Hari Tak Mandi
Warga Jalan Bojong Kavling, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, mengeluhkan pemadaman listrik di wilayah RT 12 dan RT 16 RW 04 yang sudah 24 jam saat banjir-Disway.id/Fandi Permana-
JAKARTA, DISWAY.ID - Warga Jalan Bojong Kavling, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, mengeluhkan pemadaman listrik di wilayah RT 12 dan RT 16 RW 04 yang sudah 24 jam saat banjir.
Banjir yang telah merendam sejak 22 Januari 2026 itu membuat penderitaan ratusan Kepala Keluarga di Jalan Bojong Kavling makin bertambah.
BACA JUGA:Keluarga Lula Lahfah Tolak Visum, AKBP Iskandarsyah Ungkap Alasan Orang Tuanya
BACA JUGA:Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026: Kita Tidak Boleh Hancurkan Alam
Bagaimana tidak, bantuan yang minim ditambah dipadamkannya akses listrik selama 24 jam sejak Jumat, 23 Januari 2026 siang, membuat aktivitas warga sulit.
Bahkan, sejumlah warga tak bisa melakukan kegiatan mandi cuci kakus (MCK) akibat air tak menyala.
"Susah, udah 2 hari gak mandi. Kalau banjir tinggi memang suka dipadamin dari PLN, takut korslet," kata Edoy, warga RT 12 RW 04, Sabtu, 24 Januari 2026.
BACA JUGA:Wamenhaj Minta Petugas Haji 2026 Terus Jaga Stamina dan Kesehatan hingga ke Tanah Suci
BACA JUGA:Krista Exhibitions Pastikan Krista Interfood 2026 Tetap Digelar, Ini Jadwal dan Lokasi Terbarunya
Senads dengan hal itu, Ketua RT 12 RW 04 Bojong Kavling, Yayah, mengaku bahwa pemadaman listrik sebelumnya sudah disosialisasikan ke warga. Ia juga berharap bahwa pemadaman itu bisa segera berakhir agar aktivitas warga bisa kembali normal.
"Jadi memang kemarin udah diberitahu warga akan ada pemadaman listrik. Saya juga koordinasi dengan PLN UP3 Cengkareng untuk memonitor perkembangan, mudah-mudahan Sabtu siang bisa nyala lagi," katanya.
Penjelasan PLN Cengkareng
Mengutip laman Instagram PLN UP3 Cengkareng, pemadaman listrik memang dilakukan di sejumlah Kelurahan.
PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan ini karena pemadaman dilakukan demi keselamatan warga untuk mencegah korsleting.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Berdasarkan hasil pengecekan yang telah kami lakukan di Gardu disertai hasil koordinasi dengan pihak RT/RW masyarakat setempat, demi keamanan dan keselamatan masyarakat kami melakukan pemadaman akibat bencana banjir (rumah warga banjir/gardu banjir)," tulis PLN UP3 Cengkareng dalam keterangannya, Sabtu, 24 Januari 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: