DLH DKI Tegaskan Tak Ada Penghentian Operasional RDF Rorotan: Dijalankan Bertahap

DLH DKI Tegaskan Tak Ada Penghentian Operasional RDF Rorotan: Dijalankan Bertahap

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memastikan tak ada penghentian operasional RDF Plant Rorotan meski diprotes warga sekitar yang terdampak-Istimewa-

Sebagai langkah konkret, DLH memastikan seluruh sistem pengendalian emisi dan kebauan beroperasi dengan baik.

BACA JUGA:Bikin Netizen Curiga, Kang Dedi Semprot Sudrajat Penjual Es Gabus Viral: Babeh Kebanyakan Bohong!

Selain itu, pengangkutan sampah menuju RDF Rorotan hanya menggunakan truk compactor tertutup hasil pengadaan tahun 2024 dan 2025 yang telah memenuhi standar teknis.

Dengan begitu potensi bau dan ceceran air lindi sampah dapat diminimalkan sejak dari sumber.

Pengawasan juga dilakukan secara langsung di lapangan melalui dua pos pantau yang ditempatkan di akses utama dari arah Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Di pos tersebut, petugas melakukan pemeriksaan ketat terhadap setiap kendaraan pengangkut, mulai dari memastikan bak tertutup rapat, penampungan lindi tidak bocor, hingga memastikan tidak adanya tetesan air lindi di jalan.

"RDF Plant Rorotan beroperasi untuk kepentingan publik kita tidak mau krisis pengelolaan sampah terkadi si Jakarta seperti di daerah lain. Kami akan terus membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan warga,” pungkas Asep.

BACA JUGA:Bocoran Pertemuan Prabowo dengan 5 Tokoh, Edy Mulyadi: Singgung Pencopotan Listyo Sigit

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta agar operasional RDF Plant Rorotan dihentikan sementara.

Penghentian sementara tersebut imbas adanya protes dari warga sekitar yang bermukim di kompleks perumahan Jakarta Garden City (JGC).

Warga JGC mengeluhkan bau menyengat sampai kepermukimannya hingga menimbulkan penyakit pernafasan pada anak-anak.

Saat Pramono meresmikan Taman Kelinci Roci di Rorotan pada Jumat, 30 Januari 2026, seorang warga JGC bernama Nadine meminta Pramono untuk menutup permanen operasional RDF Rorotan demi kesehatan warga sekitar.

"Kita minta RDF itu ditutup Pak," kata Nadine dengan nada suara bergetar.

Menanggapi hal itu, Pramono mengaku tidak bisa menutup secara permanen operasional RDF.

BACA JUGA:Soal TPG dan TPD, Sekjen Tegaskan Kemenag Serius Benahi Tata Kelola Guru dan Dosen

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads