Bertemu Prabowo di Istana, MUI: Perdamaian Dunia Harus Konkret
Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta-Anisha Aprilia-
JAKARTA, DISWAY.ID – Sejumlah tokoh agama Islam, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mendatangi Istana Kepresidenan untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto.
Pertemuan ini bertujuan menyampaikan aspirasi terkait isu perdamaian dunia yang tengah menjadi perhatian internasional.
Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, menegaskan bahwa perdamaian harus diwujudkan secara konkret sesuai amanat konstitusi.
BACA JUGA:PBNU, Muhammadiyah hingga MUI Diundang Prabowo ke Istana Hari Ini
BACA JUGA:Prabowo Direncanakan Bertemu Presiden Trump, Bahas Tarif Dagang AS–Indonesia
“Kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Penjajahan harus dihapuskan karena bertentangan dengan peri kemanusiaan dan keadilan. Kami akan mendengarkan arahan Presiden, lalu ormas akan menyampaikan sikap tegas,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 3 Februari 2026.
Tokoh muslim Tionghoa, Jusuf Hamka atau Baba Alun, mengajak masyarakat untuk percaya pada langkah Presiden Prabowo dalam menyikapi isu perdamaian global.
Menurutnya, pengalaman Prabowo sebagai mantan Panglima Kostrad membuktikan kapasitas strategisnya. “Kita harus percaya Presiden Prabowo. Beliau ahli strategi. Jangan suuzan, harus husnuzan,” katanya.
Jusuf juga menilai keterlibatan Indonesia dalam forum internasional penting meski tidak memiliki hak veto di Dewan Keamanan PBB.
“Daripada hanya menonton dari luar, lebih baik kita ikut mewarnai dari dalam. Sebagai warga negara dan umat beragama, ya sami’na wa atha’na,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: