Rapat dengan MSCI, OJK Sampaikan Tiga Poin Penting untuk Dongkrak IHSG
Otoritas Jasa Keuangan menyampaikan tiga poin penting aksi finansial untuk perbaikan pasar saham seiring kekhawatiran MCSI-Disway.id/Fajar Ilman-
JAKARTA, DISWAY.ID - Guna menjawab kekhawatiran penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI), dalam transparansi kepemilikan saham dan peningkatan likuiditas pasar melalui kebijakan free float.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK), Hasan Fawzi, mengatakan bahwa pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pihak Self Regulatory Organization (SRO) telah mengajukan proposal kepada MSCI.
BACA JUGA:WASPADA! 3 Bibit Siklon Tropis 'Kepung' Indonesia, Cuaca Ekstrem Bakal Terjadi di Wilayah Ini
BACA JUGA:Persija Panaskan Mesin Jelang Lawan Arema, Van Basty Sousa Main!
Menurutnya, mereformasi pasar modal tidak akan terjadi secara instan, namun dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
"Ini rebalancing yang sehat. Institusi kini mulai masuk ke saham-saham dengan fundamental, likuiditas, valuasi, dan arus kas yang baik," katanya di Gedung BEI, Jakarta, dikutip Selasa, 3 Februari 2026.
Ia menyampaikan ada tiga poin utama dalam proposal tersebut. Yakni, komitmen pengungkapan kepemilikan saham pemegang saham di bawah 5 persen, bahkan hingga di atas 1 persen.
BACA JUGA:Habib Bahar Lapor Balik Istri Anggota Banser yang Ngaku Dikeroyok!
BACA JUGA:Munarman Tiba-tiba Jadi Kuasa Hukum Noel, Jaksa KPK Keberatan: Hakim Lantang Membela!
"Kedua adalah soal peningkatan granularitas data investor melalui perluasan klasifikasi dari sembilan tipe menjadi 27 sub-tipe investor, guna memperkuat transparansi ultimate beneficial ownership," katanya.
Ketiga, lanjut Dia, terkait rencana kenaikan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen yang akan diterapkan secara bertahap.
Dalam hal ini, MSCI juga menegaskan akan kesiapanya memberikan panduan metodologi dan perhitungan indeks.
"Bersepakat untuk memberikan update berkala kepada publik terkait progres pemenuhan komitmen ini," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: