Kepala BPOM Resmikan Cafe Jamu Indonesia di PIK 2, Dorong Jamu Go Global

Kepala BPOM Resmikan Cafe Jamu Indonesia di PIK 2, Dorong Jamu Go Global

Taruna Ikrar menekankan komitmen BPOM dalam memberantas peredaran jamu ilegal produk tanpa izin edar atau yang mengandung bahan kimia berbahaya. -Istimewa-

Dengan kekayaan sekitar 30.000 spesies tanaman herbal, Indonesia memiliki modal alam yang sangat besar untuk masuk ke pasar global. 

Namun, peluang itu hanya bisa diwujudkan jika dikembangkan dengan pendekatan ilmiah dan kepatuhan regulatori.

BPOM di bawah kepemimpinannya juga mendorong penguatan pengawasan obat tradisional agar jamu Indonesia siap go international. 

BACA JUGA:Gabung Dewa United, Ivar Jenner Targetkan Main Regular di Liga

BACA JUGA:Cium Bau Busuk, Warga Temukan Gajah Sumatra Tewas Tanpa Kepala di Pelalawan Riau, Polisi Pastikan Usut Tuntas!

Standar global bukan untuk mengekang, melainkan untuk memastikan jamu Indonesia diterima dunia tanpa kehilangan identitas. Dalam konteks ini, jamu diposisikan bukan hanya sebagai produk kesehatan, tetapi juga sebagai duta budaya dan ekonomi kreatif Indonesia.

Langkah Transformasi itu Tetap Dibarengi Sikap Tegas

Taruna Ikrar menekankan komitmen BPOM dalam memberantas peredaran jamu ilegal produk tanpa izin edar atau yang mengandung bahan kimia berbahaya. 

Bagi dia, melindungi masyarakat adalah prasyarat mutlak agar jamu bisa tumbuh dengan sehat dan dipercaya.

Ke depan, Taruna juga mendorong integrasi jamu dan obat tradisional ke dalam sistem kesehatan nasional. 

Ia menilai Indonesia dapat belajar dari negara seperti China dan India yang berhasil mengintegrasikan pengobatan tradisional ke layanan kesehatan modern, tanpa mengorbankan aspek keamanan dan efektivitas.

BACA JUGA:Unveil Jadewind Drama China Terbaru Bai Lu dan Wang Xing Yue, Sajikan Kehidupan Istana Penuh Intrik!

BACA JUGA:Pendapatan TransJakarta Tembus Rp5 Triliun di 2025, Naik 12 Persen dari Tahun Sebelumnya

Di PIK 2, semua gagasan itu bertemu dalam satu ruang. Cafe Jamu Indonesia menjadi simbol bahwa jamu tidak sedang ditinggalkan zaman ia justru sedang menemukan jalannya. 

Dari warisan leluhur, jamu melangkah ke masa depan kesehatan global, membawa cerita tentang budaya, sains, dan kreativitas Indonesia yang terus bergerak maju pungkas Taruna.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads