Prabowo Tegaskan Tak Ada Bangsa yang Maju Jika Pemimpinnya Tak Rukun
Bicara di acara Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama, Presiden Prabowo Subianto mengatakan tidak ada bangsa yang maju jika pemimpinnya tidak rukun.-dok disway-
Bahkan, lanjut dia, guru-guru dan leluhur mengajarkan mikul dhuwur mendhem jero' yang artinya tidak boleh menyimpan dendam, kebencian, maupun rasa dengki.
BACA JUGA:DPRD Pastikan Peserta BPJS PBI Aman, Andri Permana: Warga Kota Tangerang Tak Perlu Panik
BACA JUGA:Arsenal Melesat di Puncak! Sunderland Tumbang, Odegaard Justru Terancam Dijual
"Guru-guru kita, kiai-kiai kita, leluhur kita mengajarkan selalu 'mikul dhuwur mendhem jero'. Tidak boleh ada rasa benci, tidak boleh ada rasa dendam. Berbeda tidak masalah".
"Sesudah berbeda cari persatuan, cari kesamaan. Musyawarah untuk mufakat, itu kepribadian bangsa Indonesia," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: