Pramono Soroti Rencana Prabowo Bangun Gedung MUI 40 Lantai di Kawasan Cagar Budaya Bundaran HI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti rencana Presiden Prabowo Subianto yang ingin membangun gedung setinggi 40 lantai di kawasan Bundaran HI-Cahyono-
JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti rencana Presiden Prabowo Subianto yang ingin membangun gedung setinggi 40 lantai di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Gedung itu rencananya akan dikhususkan untuk lembaga-lembaga Islam seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan lembaga Islam lainnya.
Rencananya gedung tersebut akan dibangun di lahan bekas Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris yang letaknya di samping Hotel Grand Hyatt.
BACA JUGA:Waketum MUI: Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Bantu Palestina
Menurut Pramono bangunan eks Kedubes Inggris tersebut merupakan bangunan cagar budaya (Heritage) Provinsi DKI Jakarta.
Sehingga rencana pembangunan gedung di lahan tersebut harus mengikuti aturan yang berlaku.
"Tempat itu telah ditetapkan menjadi heritage provinsi. Maka dengan demikian, kalau harus ada pembangunan gedung, tentunya peraturannya yang harus kita jalankan," kata Pramono di Jakarta Timur pada Senin, 9 Februari 2026.
Kendati demikian Pramono akan menindaklanjuti apa yang menjadi kemauan Presiden Prabowo Subianto.
Pasalnya rencana pembangunan gedung 40 lantai tersebut menjadi tanggung jawab penuh dari pemerintah pusat.
Meski begitu, segala persyaratan pembangunan menjadi wewenang pemerintah daerah.
"Apapun pasti Pemerintah DKI Jakarta menindaklanjuti arahan Presiden kalau memang Presiden ingin membangun di gedung apa yang dulu dipakai oleh Kedutaan Besar Inggris," pungkasnya.
BACA JUGA:Korve! Ikuti Arahan Prabowo, Pramono Kerahkan 171 Ribu Orang Kerja Bakti Serentak di Jakarta
Sebelumnya, Presiden Prabowo menjanjikan akan membangun gedung khusus bagi MUI dan lembaga-lembaga Islam lainnya di kawasan Bundaran HI.
Gedung tersebut rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 4.000 meter persegi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: