Profil Mohan Hazian, Owner Brand Lokal yang Viral usai Terseret Dugaan Pelecehan Seksual Model
Profil Mohan Hazian-@mohanhazian-Instagram
Sayangnya, buku itu langsung ditarik dari peredaran oleh penerbit setelah namanya terseret dugaan pelecehan seksual.
"Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas terkait buku Mohan Hazian. Ini meliputi seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerjasama penerbitan di masa mendatang," tulis Shira Media.
"Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran. Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sekap resmi dan terbuka kepada publik," papar penerbit tersebut.
Kehidupan pribadi Mohan Hazian juga turut menarik perhatian publik, karena sering mengunggah kebersamaannya bersama sang istri dan anak di media sosial.
Pasangan tersebut kerap dianggap sebagai couple goals oleh para pengikut mereka.
Kronologi Kasus Pelecehan Seksual
Sebuah akun X @aarummanis menulis utas yang berisikan kronologi kejadian mengerikan yang dialaminya saat bekerja sebagai model di brand lokal yang diduga milik Mohan Hazian.
"Bulan Mei 2025, saya dapet job sebagai Talent untuk photoshoot/videoshoot untuk salah satu brand lokal terkenal dengan owner inisial M. Pada saat photoshoot tidak ada hal yang aneh dan semua berjalan lancar." tulisnya.
Meski awal pekerjaannya berjalan lancar, namun usai sesi pemotretan selesai situasi langsung berubah mencekam.
Saa mengira bahwa ia akan diajak makan bersama dengan kru lainnya, namun ia malah dibawa kembali ke area pemotretan dan hanya ditinggal berduaan bersama pelaku.
"Saya pun ditinggal sendiri bersama owner (M). Saya bingung karena saya berpikir bahwa kita semua akan makan di luar. Tetapi, saya dibawa masuk lagi ke area photoshoot. Saya bingung dan merasa curiga bertanya 'Bukannya mau makan di luar?'," lanjutnya.
BACA JUGA:Polisi Telusuri Dugaan Pelecehan oleh Kepala SPPG Jatiasih, Korban Didampingi Psikolog Forensik
Dalam postingannya tersebut, ia menjelaskan secara rinci bagaimana M mulai melakukan tindakan yang tidak senonoh kepadanya.
Walau sudah memberi penolakan keras dan melawan, pelaku terus saja melanjutkan aksinya secara agresif.
"Kemudian Owner M melancarkan aksinya dan mulai melecehkan saya. Saya dengan tegas mengatakan tidak, tetapi Owner M tetap tidak peduli. Owner M memaksa untuk memegang saya, mencium saya, bahkan naik ke atas saya. Saya kemudian sekuat tenaga mendorong, mencakar, dan memukul M."
Merasa terpojok dan sangat terancam, Saa mengaku sempat mencoba bersikap kooperatif demi menyelamatkan nyawanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: