Purbaya soal Lonjakan Anggaran Kesehatan: Pusing, tapi Tanggung Jawab Negara
anggaran kesehatan tahun 2025 juga mengalami kenaikan 16,5 persen menjadi Rp 218,5 triliun, dari 2024 yang sebesar Rp Rp 187,5 triliun. -Istimewa-
BACA JUGA:Menuju Muktamar ke-35 NU: Gus Yusuf Chudlori Sosok Santri Tulen, Magnet Massa, dan Harapan Baru PBNU
Selain itu, anggaran juga digunakan untuk fasilitasi dan pembinaan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi 8,1 juta keluarga dengan bayi di bawah dua tahun (baduta), Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk 10.165 puskesmas,
Serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kesehatan, termasuk penyediaan puskesmas di 67 kecamatan dan penguatan 321 rumah sakit daerah.
Kemudian, lanjut Dia, untuk peningkatan efektivitas program JKN, percepatan pelaksanaan penuntasan TBC melalui skrining dan pengobatan, peningkatan pelayanan kesehatan dan sarana prasarana, hingga kemandirian industri obat.
"Tapi enggak apa-apa. Ini memang kewajiban pemerintah untuk menjaga kesehatan masyarakat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: