Pilu! Kondisi Terkini Ibunda Sheyna Lashira di Ruang ICU, Buah Hatinya Tewas Ditabrak di Chinatown Singapura
Ibunda Sheyna Lashira, anak 6 tahun yang merupakan WNI korban tewas kecelakaan di Chinatown Singapura diungkap kondisinya. --The Online Citizen
JAKARTA, DISWAY.ID - Ibunda Sheyna Lashira, anak 6 tahun yang merupakan WNI korban tewas kecelakaan di Chinatown Singapura diungkap kondisinya.
Sang ibunda yang terluka dalam kecelakaan mobil di Chinatown dilaporkan sudah sadar kembali dan kondisinya stabil di bawah perawatan intensif ICU, sementara putrinya yang berusia enam tahun meninggal karena cedera kepala.
Kedutaan Besar Indonesia terus membantu keluarga dan berkoordinasi dengan pihak berwenang.
Ibu asal Indonesia yang tertabrak mobil dalam kecelakaan di Chinatown dipastikan kondisinya stabil, menurut pernyataan Kedutaan Besar Indonesia di Singapura pada 10 Februari 2026 dilansir dari The Online Citizen.
Kondisi Luka Dalam dan Patah Tulang
Menanggapi pertanyaan dari media lokal, kedutaan mengatakan wanita tersebut masih menjalani perawatan medis intensif di Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Umum Singapura, setelah mengalami cedera serius termasuk cedera internal dan patah tulang.
Kedutaan mengkonfirmasi bahwa putrinya yang berusia enam tahun dinyatakan meninggal di rumah sakit pada pukul 12.44 siang pada 6 Februari 2026, hari kecelakaan itu.
Menurut kedutaan, otopsi rumah sakit menentukan bahwa penyebab kematian anak tersebut adalah cedera kranio-serebral.
Kedutaan mengatakan perwakilannya bertemu dengan keluarga pada hari Jumat, termasuk suami dan ayah korban, untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan segera setelah kejadian tersebut.
“Kedutaan terus mendampingi keluarga sejak hari kejadian, termasuk sepanjang tanggal 7 Februari 2026,” katanya.
Ditambahkan bahwa petugas kedutaan memfasilitasi pengaturan administratif terkait penanganan dan pemulangan jenazah anak yang meninggal.
Pemulangan jenazah gadis itu dilakukan pada tanggal 8 Februari melalui penerbangan Singapore Airlines SQ 950, yang berangkat pukul 06.50 pagi, kata kedutaan.
Pemakamannya telah dilakukan di Indonesia, setelah keluarga menyelesaikan pengaturan pemakaman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: