Minat Kendaraan Listrik Terus Naik, Pengamat Ingatkan Peran Krusial Insentif
Lonjakan paling signifikan terjadi pada segmen Battery Electric Vehicle (BEV) yang meningkat dari 43 ribu unit pada 2024 menjadi 104 ribu unit pada 2025 atau tumbuh sebesar 141 persen. -Disway/Bianca-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Dengan resmi dihentikannya pemberian insentif kendaraan bermotor listrik oleh Pemerintah, nasib pasar kendaraan listrik hingga kini masih terus menjadi pertanyaan banyak pihak.
Pasalnya secara keseluruhan, pasar kendaraan bermotor tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya akibat tekanan daya beli dan kondisi ekonomi global.
BACA JUGA:Jadwal Penjualan Tiket Kereta Api Tambahan Mudik Lebaran, KAI Siapkan Diskon 30 Persen
BACA JUGA:Ini 3 Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Satu Lawan Berat dari Eropa
Namun di sisi lain, segmen kendaraan listrik justru menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.
Oleh karena itulah, Pengamat Ekonomi Senior Perbanas Josua Pardede menilai bahwa pemberian insentif untuk kendaraan bermotor listrik sendiri masih sangatlah diperlukan.
"Memang terjadi ada peningkatan dari sisi penjualan BEV, dan ini terjadi 2 kali lipat penjualannya dibandingkan pada tahun sebelumnya. Jadi memang ini karena tadi ada ekspektasi akan insentif di akhir tahun 2025 ini, sehingga tadi konsumen ingin memanfaatkan yang insentif tersebut," papar Joshua dalam agenda diskusi publik bertajuk "Insentif EV Dihapus, Kemana Arah Masa Depan Industri Otomotif di Indonesia?", yang digelar pada Selasa (10/02) tersebut.
BACA JUGA:Pramono Bakal Terapkan Korve Tiap Selasa dan Jumat di Jakarta Sesuai Instruksi Kemendagri
BACA JUGA:Hotel 88 Batu Licin Resmi Hadir Februari 2026: Pilihan Utama Menginap di Pusat Bisnis Tanah Bumbu
Dalam agenda yang diselenggarakan di Jakarta International Expo (Jiexpo) Kemayoran, Jakarta Pusat tersebut, Joshua juga turut menyoroti popularitas kendaraan bermotor listrik di kalangan masyarakat Indonesia.
Hal tersebut sendiri juga dibuktikan lewat pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional, yang meningkat sekitar 70 persen menjadi 175 ribu unit sepanjang tahun 2025.
Lonjakan paling signifikan terjadi pada segmen Battery Electric Vehicle (BEV) yang meningkat dari 43 ribu unit pada 2024 menjadi 104 ribu unit pada 2025 atau tumbuh sebesar 141 persen.
BACA JUGA:Cek Jadwal Bantuan Saldo Dana PIP 2026 Cair hingga Rp1.000.000, Lengkap Syarat Penerimanya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: