Malaysia Diserang Wabah Penyakit TB, Jalan-Jalan ke Johor Wajib Pakai Masker
negara ini tengah diserang wabah penyakit tuberkulosis atau TB dengan ditemukannya 10 klaster baru tuberkulosis (TB) yang dilaporkan di Malaysia hingga 7 Februari.--Twitter Amaans @amaansbiz
“Kesenjangan dalam akses, cakupan, atau kemauan untuk mencari pengobatan dapat menciptakan titik buta bagi penyakit menular,” katanya.
Obat Jangan Stop
Pengendalian TB paling efektif ketika individu yang didiagnosis TB dapat menyelesaikan pengobatan tanpa gangguan.
Jika pengobatan terhenti, ada risiko penularan berkelanjutan dan resistensi obat.
Ia juga mengatakan bahwa tidak semua tuberkulosis bersifat paru (TB paru).
TB ekstra-paru dapat memengaruhi kelenjar getah bening, tulang, sendi, tulang belakang, dan organ lainnya.
Bentuk-bentuk ini umumnya tidak menular karena tidak melibatkan saluran pernapasan, katanya.
BACA JUGA:Update Ranking FIFA: Timnas Indonesia Disalip Malaysia, Thailand Superior di Kawasan ASEAN
“Kekhawatiran penularan terutama muncul pada TB paru aktif, di mana bakteri dapat dilepaskan ke udara. Perbedaan ini penting untuk mengurangi ketakutan atau stigma yang tidak perlu, karena seseorang dengan TB ekstra-paru saja biasanya tidak menimbulkan risiko penularan kepada orang lain.”
Minggu lalu, dilaporkan bahwa 33 kasus TB terdeteksi di Kota Tinggi, Johor, dengan semua pasien saat ini sedang menjalani pengobatan.
Menteri Kesehatan Datuk Seri Dzulkefly Ahmad mengatakan kepada Dewan Rakyat bahwa Selangor mencatat empat klaster, sementara satu klaster signifikan diidentifikasi di Johor.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: