3,67 Juta Kendaraan Bakal Tinggalkan Jakarta pada Mudik Lebaran Nanti

3,67 Juta Kendaraan Bakal Tinggalkan Jakarta pada Mudik Lebaran Nanti

Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Banten Andra Sony-Radar Banten -

SERANG, DISWAY.ID-- Gelombang pemudik pada musim Lebaran 2026 diprediksi bakal mengalami lonjakan signifikan.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan sebanyak 3,67 juta kendaraan akan bergerak keluar dari wilayah Jabodetabek.

Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 14 persen dibandingkan kondisi normal, yang menuntut kesiapsiagaan ekstra dari seluruh pemangku kepentingan.

BACA JUGA:Mudik Gratis Pemprov DKI Dibuka 22 Februari 2026, Ini Link Pendaftaran, Syarat, dan Rute Tujuan

Dari total volume kendaraan tersebut, arah barat menuju pelabuhan penyeberangan Merak menjadi sorotan utama.

Sebanyak 1,96 juta kendaraan diperkirakan akan menyerbu Gerbang Tol Cikupa, Banten, sebagai akses utama menuju Pulau Sumatera.

Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa secara nasional, total pergerakan orang pada musim Lebaran tahun ini diprediksi menembus angka 143,9 juta jiwa.

"Data ini mendekati realisasi pergerakan pada Lebaran 2025 lalu yang mencapai 154,6 juta orang berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD)," ujar Dudy.

Dudy memaparkan bahwa Provinsi Banten memegang peranan krusial sekaligus menjadi titik paling rawan dalam jaringan transportasi nasional saat mudik.

Berbeda dengan arus mudik ke arah Jawa Tengah atau Jawa Timur yang memiliki banyak pilihan rute dan kota tujuan, arus ke arah barat memiliki karakteristik penumpukan di satu titik akhir.

BACA JUGA:143,9 Juta Orang Diprediksi Bakal Mudik ke Kampung Halaman pada Lebaran 2026

"Jika seribu kendaraan bergerak ke timur, mereka akan terpecah ke berbagai kota. Namun, jika menuju ke barat, jumlah itu akan terkonsentrasi penuh hingga ke ujung Merak. Inilah yang menyebabkan beban di jalur barat sangat berat," paparnya.

Guna mengantisipasi kemacetan parah dan menjamin kelancaran arus, Pemerintah telah menetapkan masa operasional Posko Angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari penuh. Posko akan mulai aktif pada 13 Maret 2026 (H-8) hingga 30 Maret 2026 (H+9).

Strategi penguraian kepadatan kini tengah digodok, termasuk pengaturan pola perjalanan di Pelabuhan Merak dan Ciwandan agar konsentrasi kendaraan tidak terkunci di area pelabuhan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads