Jangan Asal Makan! Hindari 5 Makanan Ini Saat Buka Puasa, Bisa Ganggu Pencernaan
Tips Sehat Berbuka Puasa di Bulan Ramadan, Jangan Asal Enak Tapi Perhatikan Gizi---Freepik
Batasi juga konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh berlebihan, karena bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil dan membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
BACA JUGA:7 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan, Nomor 3 Sering Dianggap Sepele!
3. Pilih Takjil Sehat dan Bernutrisi
Banyak orang mengidentikkan takjil dengan makanan dan minuman manis. Padahal, menu takjil sehat Ramadan seharusnya membantu tubuh beradaptasi secara perlahan.
Beberapa pilihan makanan sehat saat berbuka puasa antara lain:
- Tiga butir kurma dan segelas air putih
- Buah segar seperti semangka, melon, atau pisang
- Smoothies buah tanpa tambahan gula
- Kolak pisang tanpa santan berlebihan
- Bubur kacang hijau atau bubur ketan hitam dengan gula minimal
Takjil sehat yang mengandung serat, vitamin, dan mineral akan membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.
4. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Setelah takjil, pastikan menu buka puasa sehat dan bergizi seimbang tetap menjadi prioritas.
Komposisi makanan ideal saat Ramadan meliputi:
- Karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau kentang
- Protein dari ayam, ikan, atau telur
- Lemak sehat secukupnya
- Sayuran seperti wortel, buncis, atau kol
- Sumber vitamin dan mineral dari buah
Menghindari makanan terlalu berlemak, terlalu pedas, dan gorengan berlebihan menjadi bagian penting dari tips sehat selama Ramadan.
BACA JUGA:7 Lokasi Berburu Takjil di Bekasi saat Bulan Puasa, Buruan Warga Merapat!
5. Hindari Makanan Pemicu Gangguan Pencernaan
Selain memperhatikan porsi, penting juga mengenali makanan yang harus dihindari saat buka puasa.
Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi antara lain:
- Makanan tinggi lemak
- Gorengan dalam jumlah banyak
- Makanan terlalu pedas
- Makanan terlalu asin
- Makanan tinggi gula tambahan
- Produk olahan dan makanan kemasan tinggi pengawet
Jika dikonsumsi berlebihan, jenis makanan tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan selama bulan puasa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: