Doa Puasa Ramadhan Hari ke-6 yang Bisa Diamalkan Umat Muslim, Lengkap Keutamaannya

Doa Puasa Ramadhan Hari ke-6 yang Bisa Diamalkan Umat Muslim, Lengkap Keutamaannya

Bacaan Doa Hari ke-6 Ramadhan Arab dan Artinya.--Pexels

JAKARTA, DISWAY.ID - Memasuki hari ke-6 bulan suci Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk terus meningkatkan ibadah, salah satunya dengan memperbanyak doa. 

Momentum ini menjadi kesempatan berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon keberkahan, ampunan, serta kemudahan dalam menjalani ibadah puasa.

Selama bulan suci Ramadhan, Allah SWT senantiasa memberikan perhatian dan mengabulkan doa orang-orang yang menjalankan ibadah puasa.

BACA JUGA:Berkah Ramadan, Cara Pemakaman Muslim Modern Al Azhar Memorial Garden Bangun Rasa Empati

Hal ini juga tertuang dalam Al Quran Surah Al Baqarah ayat 186. Allah SWT berfirman:

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.

Doa puasa Ramadhan hari ke-6 dapat diamalkan sebagai bentuk pengharapan agar hati senantiasa dijaga dari kelalaian dan diberi kekuatan dalam berbuat kebaikan. 

Dengan membaca doa harian secara rutin,  umat Muslim senantiasa meraih keutamaan Ramadhan.

BACA JUGA:45 Ide Tema Pesantren Kilat Ramadhan 2026 untuk SD-SMA, Kreatif dan Penuh Makna

Doa Hari ke-6 Ramadan

Berikut bacaan doa hari ke-6 Ramadhan lengkap dengan Arab, latin, dan artinya:

اللَّهُمَّ لَا تَخْذُلْنِي فِيْهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ، وَلا تَضْرِبْنِي بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ، وَزَحْزِحْنِي فِيهِ مِنْ مُوجِبَاتِ سَخَطِكَ، بِمَنكَ وَآيَادِيكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِينَ

Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita'arrudhi ma'shiyatika, wa lâ tadhribnî bisiyâthi naqimika, wa zahrihnî fîhi min mûjibâti sakhatika, bimannika wa âyâtika yâ Muntahâ raghbatir râghibîn.

Artinya: "Ya Allah, jangan hinakan daku di dalamnya karena perlakuan maksiat pada-Mu, jangan siksa daku, jauhkan daku di dalamnya dari keharusan murka-Mu, dengan karunia dan anugerah-Mu wahai puncak keinginan orang-orang yang berharap.”

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads