Menjelajah Isfahan dan Teheran, Pusat Kebudayaan Iran Lengkap Jejak Sejarah dan Keseniannya
Tehran skyline and the Alborz.--Dok. Wikipedia
JAKARTA, DISWAY.ID - Dua kota di Iran yakni Isfahan dan Teheran belakangan menjadi sorotan publik usai menjadi target penyerangan Israel.
Teheran menjadi sasaran Israel dengan menargetkan sistem rudal balistik dan pertahanan udara kota tersebut.
Serangan ini menyebabkan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan keluarganya tewas.
BACA JUGA:Apa Itu Selat Hormuz yang Ditutup Pasca Iran Diserang Israel-AS? Ini Dampaknya Bagi Indonesia
Kematian Khamenei dikonfirmasi langsung oleh media Iran yang dekat dengan pemerintah, kabar ini tentu menjadi duka kelam bagi masyarakat Iran.
Di Isfahan, ribuan orang berkumpul dan berduka atas kematian Khamenei, kota yang dipenuhi lautan manusia itu menjadi momen untuk memberi penghormatan terakhir Ayatollah Ali khamenei.
Iran sendiri adalah negara dengan sejarah panjang dan kebudayaan yang sangat kaya, menggabungkan warisan Islam, Persia klasik, dan pengaruh modern.
Dua kota utamanya yakni Isfahan dan Teheran menjadi pusat kebudayaan yang merupakan cerminan dari keragaman tradisi, seni, dan sejarah bangsa Persia.
Kedua kota tersebut menawarkan pengalaman budaya yang kuat, dari monumen bersejarah hingga pusat seni kontemporer, yang menggambarkan perjalanan peradaban Iran selama berabad-abad.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat khususnya umat Muslim mengetahui sejarah Tehran dan Isfahan terkait peradaban ajaran Islam di kota tersebut.
Mengenal Kota Teheran
Sejarah Kota Tehran
Tehran pertama kali disebutkan dalam catatan sejarah pada sebuah kronik abad ke-11 yang menggembarkan sebuah desa kecil di sebelah utara, Ray.
Kota tersebut dianggap sebagai pendahulu Teheran, sekaligus menjadi ibu kota kekaisaran Seljuk pada abad ke-11.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: