Pengamat Apresiasi BHR Berbasis Kinerja dari Aplikator: Sejalan Prinsip Kemitraan
Penyaluran BHR dilakukan melalui saldo GoPay Mitra pada 4 hingga 6 Maret 2026-Dok.GoTo-
JAKARTA, DISWAY.ID - Langkah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia meningkatkan alokasi anggaran untuk Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan 2026 bagi para mitranya mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Mereka menilai kebijakan ini sebagai bentuk dukungan nyata perusahaan aplikasi kepada mitra pengemudi dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
BACA JUGA:Wapres Gibran Kembali Tekankan Pentingnya AI di Workshop AI Ready ASEAN
Salah satunya dari pengamat ketenagakerjaan sekaligus Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar. Menurut Timboel, pemberian BHR selama dua tahun berturut-turut menunjukkan komitmen aplikator dalam menjaga kesejahteraan mitra, meski belum ada regulasi yang mewajibkan.
“Ini harus diapresiasi kepada para aplikator yang memang memberikan bonus hari raya. Walaupun tidak ada regulasi yang mewajibkan, mereka tetap mau memberikan sebagai dukungan bagi pengendara ojol menghadapi hari raya,” ujarnya dihubungi wartawan, Rabu, 4 Maret 2026
Ia menilai inisiatif tersebut juga menjadi sinyal positif bahwa ekosistem ojek online di Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih baik. Kehadiran BHR, lanjutnya, perlu dilihat sebagai bagian dari upaya bertahap memperkuat perlindungan pekerja berbasis platform digital.
Dalam siaran resminya, Selasa sore, GoTo menegaskan komitmen menyalurkan BHR Keagamaan 2026 kepada mitra driver roda dua dan roda empat yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama maupun tambahan serta menjaga kualitas layanan.
BACA JUGA:Kemnaker Imbau Pemberian BHR Harus Dilakukan Secara Transparan
BACA JUGA:Sambut Lebaran 1447 H, THR, BHR, hingga Stimulus Ekonomi Digelontorkan Pemerintah
Program ini sebagai bentuk dukungan GoTo dan platform ride-hailing lainnya terhadap kebijakan pemerintah, di mana pemberian BHR tahun ini akan menjangkau lebih dari 850 ribu mitra
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa untuk tahun 2026, total nilai BHR industri mencapai sekitar Rp220 miliar. Khusus GoTo, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp100–110 miliar, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp50 miliar.
CEO dan Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengatakan BHR merupakan wujud semangat kekeluargaan perusahaan kepada mitra.
“Bonus Hari Raya ini bukan sekadar bentuk dukungan finansial, tetapi juga wujud semangat kekeluargaan yang selalu kami jaga di GoTo,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: