Dampak Konflik Timur Tengah, Imigrasi Soekarno-Hatta Siapkan Mitigasi Penanganan Penumpang
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menyiapkan langkah mitigasi untuk WNA yang terdampak konflik Timur Tengah-Disway.id/Candra Pratama-
Ia mengungkapkan, sempat terdapat beberapa WNA yang mengalami overstay dua hingga tiga hari akibat pembatalan penerbangan. Namun, sesuai ketentuan, mereka tetap diberikan relaksasi tanpa denda.
BACA JUGA:Wamen HAM Sebut Ratusan WNI Terdampak di Qatar-Kuwait, Akibat Konflik Timur Tengah
Saat ini, kondisi di Bandara Soekarno-Hatta disebut sudah berangsur landai seiring dengan notifikasi pembatalan penerbangan yang telah tersampaikan jauh hari dari jadwal penerbangan.
Meski demikian, Imigrasi tetap siaga dan berkoordinasi dengan kementerian serta otoritas terkait.
--Penanganan Kedatangan Jamaah Umrah--
Imigrasi Soekarno-Hatta juga mengantisipasi potensi lonjakan kedatangan jemaah umrah dari Arab Saudi.
Tercatat lebih dari 58 ribu jemaah umrah tiba dari Tanah Suci dalam periode terakhir.
Untuk mengantisipasi gelombang kedatangan bersamaan,Imigrasi menyiapkan 52 autogate dan 12 konter manual yang akan dioperasikan penuh guna memastikan proses pemeriksaan berjalan lancar.
"Jika terjadi kedatangan dalam jumlah besar secara bersamaan, seluruh autogate dan konter manual akan kami operasikan penuh," ungkap Galih.
BACA JUGA:Tiyo Ardianto Endus Gelagat Prabowo Tembus Lewati Dua Periode: Tak Ada Oposisi, Ini Fasisme!
Hingga kini, pihaknya belum menerima informasi resmi terkait kemungkinan puluhan ribu jemaah umrah yang tertahan di Arab Saudi akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
"Kami masih menunggu informasi lanjutan dari Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Haji dan Umrah, termasuk otoritas terkait lainnya," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: