Konflik AS–Israel vs Iran Disebut Masuk Fase Perang Hibrida, Dunia Diminta Waspada
Pengamat Militer dan Intelijen dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati.--istimewa
“Indonesia bisa mengambil peran sebagai mediator atau honest broker yang netral dengan mendorong de-eskalasi konflik dan diplomasi kemanusiaan,” ujarnya.
Selain itu, Indonesia dinilai perlu aktif mendorong upaya perdamaian melalui forum internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Upaya ini penting untuk mencegah konflik meluas sekaligus mengantisipasi dampak global, termasuk potensi lonjakan harga energi dan ketidakstabilan geopolitik.
"Peran diplomasi yang tepat akan membantu Indonesia menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional, stabilitas kawasan, serta komitmen terhadap perdamaian dunia," pungkasnya. M Purwadi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: