Prabowo: Jangan Cuma Bicara Manis, Kekurangan Bangsa Ini Ulah Pejabat!

Prabowo: Jangan Cuma Bicara Manis, Kekurangan Bangsa Ini Ulah Pejabat!

Presiden Prabowo Subianto mengakui jika bangsa Indonesia masih menghadapi banyak kesulitan dan kekurangan.-Foto: Anisha Aprilia/Disway.id-

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto mengakui jika bangsa Indonesia masih menghadapi banyak kesulitan dan kekurangan.

Namun, ia menjelaskan kekurangan ini merupakan milik pejabat.

"Kita menyadari bahwa bangsa ini masih menghadapi banyak kendala, banyak kesulitan, banyak kekurangan. Kekurangan-kekurangan ini sesungguhnya adalah kekurangan dari para pejabat, para birokrat, para petugas," kata Prabowo dalam peresmian 218 jembatan secara virtual, Senin, 9 Maret 2026.

BACA JUGA:Prabowo: Pemerintah Tidak Akan Biarkan Rakyat di Desa Terpencil Kesulitan

Meski banyak pejabat yang bekerja dengan penuh dedikasi, Prabowo tak menampik masih terdapat unsur pimpinan tertentu yang dinilai belum menjalankan tanggung jawabnya secara optimal kepada bangsa dan negara.

"Di satu pihak banyak petugas yang bekerja dengan luar biasa, di lain pihak masih ada di unsur-unsur pimpinan tertentu yang mengecewakan dari segi tanggung jawab kepada bangsa dan negara. Ini harus kita akui," ujar dia.

Untuk itu, ia meminta seluruh pejabat tak hanya berbicara yang hal-hal yang baik di permukaan tanpa mengakui persoalan yang ada.

BACA JUGA:Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Indonesia, Prestasi TNI dalam 2,5 Bulan

Sebab, kata dia, saat ini dunia penuh dinamika yang berbahaya.

“Janganlah kita selalu bicara yang baik-baik, yang manis-manis. Saya ingin menyampaikan ini karena kita sadar dan mengerti bahwa dunia kita sekarang penuh dengan dinamika yang berbahaya,” jelasnya.

"Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Beberapa saat yang lalu kita menyadari ada perang yang besar di Eropa, di Ukraina," sambungnya.

BACA JUGA:218 Jembatan Rampung Dibangun, Prabowo: Tidur Lega Anak Desa Tak Perlu Menyeberangi Sungai Lagi

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyoroti situasi geopolitik global yang dinilai semakin tidak stabil.

Ia menyinggung konflik yang terjadi di berbagai kawasan dunia, termasuk perang di Ukraina serta ketegangan yang meluas di Timur Tengah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads