Libatkan 400 Mal, BINA Lebaran 2026 Targetkan Transaksi Rp53,38 Triliun
Program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 menargetkan transaksi sebesar Rp53,38 triliun.-Istimewa-
BACA JUGA:Jakarta Ramadan Festival Dimulai, Hadirkan Beragam Hiburan Religi hingga Pesta Diskon
Stimulus tersebut, antara lain, berupa bantuan sosial berupa beras 10 kilogram per bulan dan bantuan minyak goreng selama dua bulan kepada sekitar 35 juta keluarga penerima manfaat dengan total anggaran Rp11,92 triliun.
Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif transportasi rata rata sekitar 30 persen serta mendorong kebijakan work from anywhere agar masyarakat dapat memanfaatkan tarif transportasi tersebut.
Airlangga mengatakan, berbagai stimulus tersebut diharapkan dapat mendorong konsumsi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dengan berbagai stimulus tersebut kami berharap program Belanja di Indonesia Aja yang menargetkan transaksi sekitar Rp53 triliun dapat semakin mendorong konsumsi domestik. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama hingga sekitar 5,5 persen,” katanya.
BACA JUGA:Safari Ramadan 2026, PGN Salurkan Bantuan untuk Ribuan Anak di 350 Lebih Yayasan
Sementara Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, menilai jika momentum Ramadan dan Lebaran merupakan periode penting bagi industri ritel nasional.
Melalui program BINA Lebaran 2026, pelaku usaha menghadirkan berbagai promo untuk mendorong masyarakat berbelanja di dalam negeri sekaligus memperkuat perputaran ekonomi nasional.
“Momentum Ramadan dan Lebaran merupakan periode paling penting bagi industri ritel nasional sekaligus penggerak utama konsumsi domestik. Program ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong masyarakat berbelanja di dalam negeri serta memberikan dampak yang lebih luas bagi produsen, pemasok, UMKM, hingga tenaga kerja di sektor ritel,” ujarnya.
Budihardjo juga menekankan pentingnya sinergi antara sektor ritel dan pariwisata untuk memperluas dampak ekonomi program ini.
Integrasi BINA dengan gerakan Bangga Berwisata di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan pergerakan wisatawan sekaligus mendorong transaksi belanja domestik.
BACA JUGA:Asyik! Jasa Marga Kasih Diskon 30 Persen untuk Sejumlah Ruas Tol Saat Arus Mudik-Balik Lebaran 2026
Budihardjo menambahkan bahwa sinergi antara sektor ritel dan pariwisata menjadi faktor penting dalam memperluas dampak ekonomi dari program ini.
Integrasi BINA dengan gerakan Bangga Berwisata di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan pergerakan wisatawan sekaligus mendorong transaksi belanja domestik.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui instalasi dekoratif bernuansa Imlek dan Lebaran di koridor Jalan MH Thamrin–Sudirman, yang turut melibatkan anggota HIPPINDO melalui aktivasi brand, penyampaian promo, serta berbagai kegiatan promosi ritel.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: