Tak Ada Diskon Tarif Tol di Mudik Lebaran 2026, Ini Alasannya!
Diskon tarif tol sengaja tidak diberikan pada saat puncak arus mudik untuk mengurai kemacetan.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) buka suara soal diskon tarif tol yang tak diberikan saat puncak arus mudik lebaran 2026.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan diskon tarif tol sengaja tidak diberikan pada saat puncak arus mudik untuk mengurai kemacetan.
BACA JUGA:Terungkap! Pelaku Habisi Pensiunan JICT karena Panik Korban Terbangun untuk Sahur
BACA JUGA:Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice, Datangi PMJ Tanyakan Perkembangannya
"Memang diskon jalan tol (tidak diberikan puncak arus mudik) karena memang kita berusaha justru untuk mengurai kemacetan. Jadi kalau semua diberikan di puncak mudik, semua juga akan berada di hari-hari itu," kata AHY di Kantor Staf Kepresidenan, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengatur distribusi perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Dengan adanya potongan tarif pada hari-hari tertentu sebelum dan setelah puncak mudik, pemerintah berharap masyarakat dapat memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel.
BACA JUGA:Viral Gosip Perselingkuhan di Lingkungan Kedokteran, Istri Sahnya Dokter dan Mantan Artis Cilik
BACA JUGA:PN Tolak Gugatan Praperadilan Gus Yaqut, KPK Klaim Sudah Sesuai Hukum
"Memang di sinilah ada trade-off-nya ya, atau kompromi di sini, memahami bahwa tidak semuanya bisa mendahului atau melakukan perjalanan sebelum di tanggal-tanggal puncak tadi," imbuhnya.
"Tapi inilah strategi dan sekaligus kebijakan pemerintah memang untuk mengurai dengan memberikan tarif jalan tol atau insentif tadi diurai di beberapa hari sebelum atau sesudahnya," lanjutnya.
Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberikan potongan tarif tol sebesar 30% di sembilan ruas jalan tol yang dikelola kelompok usaha Jasa Marga selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.
BACA JUGA:IDAI: Indonesia Masuk Top 3 Kasus Campak Tertinggi di Dunia, Hanya Kalah dari Yaman
BACA JUGA:Sadis! Komplotan Rampok Serang SPBU Babelan, 5 Pegawai Dipukuli dan Disekap
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: