Kelola Sampah di Jakarta, Pramono Ajak Warga Pilah Limbah Jadi 4 Kategori
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku serius membenahi pengelolaan sampah di Ibu Kota.-Cahyono-
JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku serius membenahi pengelolaan sampah di Ibu Kota.
Demikian dilakukan agar sampah yang dihasilkan Jakarta tidak menggunung. Ia pun Pramono mengajak warga untuk memilah sampah langsung dari sumbernya.
Warga bisa memilah sampah di rumah menjadi empat kategori sebelum dibuang ke tempat pembuangan.
BACA JUGA:Pramono Masih Dilema Gelar Car Free Night Lebaran 2026, Tunggu Sidang Isbat
"Bagi warga Jakarta nantinya, mau tidak mau, suka tidak suka harus mulai terbiasa dengan memilah sampah," ujar Pramono di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Selasa, 17 Maret 2026.
Adapun empat kategori sampah yang dapat dipilah meliputi, organik (sampah mudah teruarai), anorganik (sampah daur ulang), B3 (sampah bahan berbahaya dan beracun), serta residu (sampah tidak bisa diolah kembali).
Sampah organik nantinya kata Pramono dapat diolah menjadi kompos, sedangkan anorganik yang memiliki nilai ekonomi seperti plastik, kertas, dan logam dapat disalurkan ke Bank Sampah.
Kemudian sampah B3 akan dilakukan penanganan khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Sementara sampah residu akan diangkut ke tempat pembuangan akhir.
BACA JUGA:Bakom RI Dorong Optimalisasi Zakat untuk Kurangi Kemiskinan Ekstrem
Tujuan pemilahan sampah ini sebagai upaya mengurang beban TPST Bantargebag yang sudah over kapasitas.
"Karena memang keterbatasan Bantar Gebang tidak mungkin kemudian semua sampah itu dikelola seperti kemarin," kata Pramono.
Pramono mengatakan dirinya akan menerbitkan peraturan yang mengikat terkait pengelolaan sampah bagi masyarakat.
"Kami segera sosialisasikan dan nanti akan ada Pergub atau Perda yang mengaturnya itu supaya ada yang mengikat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: