Pramono Anung Ingatkan Pendatang Baru Pasca-Lebaran: Hidup di Jakarta Tak Semudah Dibayangkan

Pramono Anung Ingatkan Pendatang Baru Pasca-Lebaran: Hidup di Jakarta Tak Semudah Dibayangkan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan bagi para pendatang baru pasca-lebaran 2026 jika kehidupan di Ibu Kota tak seperti yang dibayangkan-disway.id/Cahyono-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan bagi para calon pendatang baru pasca-lebaran 2026 jika kehidupan di Ibu Kota tidak seperti yang dibayangkan.

Kata Mas Pram sapaan akrab Pramono, setiap orang harus mau bekerja keras untuk bisa hidup sukses di Ibu Kota.

Hal ini dinyatakan Pramono usai melepas Mudik Gratis Angkutan Lebaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Selasa, 17 Maret 2026.

BACA JUGA:Lepas 34 Ribu Peserta Mudik Gratis di Monas, Pramono: Tujuan 20 Kota/Kabupaten

BACA JUGA:Alhamdulillah! Senyum Pariyem dan Keluarga Lebih Lebar Tahun Ini karena Bisa Mudik Lebaran

"Kehidupan di Jakarta tidak seperti yang digambarkan bahwa baik-baik saja, ternyata tidak. Harus bekerja keras untuk bisa melakukan itu (sukses)," kata Pramono.

Dari itu Pramono berpesan agar calon pendatang baru harus memiliki keterampilan atau kemampuan bekerja sesuai dengan yang dibutuhkan oleh dunia usaha di Jakarta.

Dengan begitu, para pendatang baru dapat bersaing untuk memiliki kehidupan yang layak di Jakarta, seperti yang didambakan.

"Orang yang datang ke Jakarta harapannya adalah orang yang dengan kemampuan seperti yang dibutuhkan Pemerintah Jakarta saat ini ataupun dunia usaha yang ada di Jakarta," ujarnya.

Kendati demikian politisi PDI Perjuangan itu menegaskan jika Jakarta terbuka bagi pendatang baru dari daerah manapun.

BACA JUGA:Pantauan Arus Mudik Lebaran 2026, Ini 6 Rest Area Punya Fasilitas Lengkap di Tol Trans Jawa

BACA JUGA:BAZNAS Lepas 20 Bus Mudik Gratis, 1.000 Mustahik Pulang Kampung ke Jateng dan Jatim

Sehingga dirinya tidak akan melakukan operasi penegakan hukum (yustisi) bagi para pendatang pasca-lebaran di Ibu Kota.

"Kami sudah memutuskan tidak akan ada operasi yustisi. Jadi, Jakarta terbuka bagi siapa saja," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait