Tonjakan Penumpang Terjadi di Terminal Pulo Gebang, Dipadati Pemudik Tujuan Jawa Hingga Bali

Tonjakan Penumpang Terjadi di Terminal Pulo Gebang, Dipadati Pemudik Tujuan Jawa Hingga Bali

Lonjakan pemudik meningkat di terminal Pulo Gebang-Disway/Dimas Rafi-

BEKASI, DISWAY.ID-- Sejumlah pemudik terus memadati Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur jelang puncak arus mudik 2026 pada Selasa 17 Maret 2026.

Hal tersebut terlihat terjadinya peningkatan jumlah pemudik dari tahun sebelumnya yang mencapai sekira 10 sampai 20 persen.

BACA JUGA:Intip Perkiraan Harga Tiket Konser LANY di Jakarta Oktober 2026, Lanyholic Siapin Tabungan!

BACA JUGA:Niat Bangunkan Sahur Pakai Petasan Berujung Tawuran, Warga Ciputat Dimediasi

Komandan regu, Anwar Mansyur menyapaikan bahwa jumlah tersebut sangat didominasi dengan berbagai daerah di Indonesia.

"Untuk terminal Pulo Gebang ini didominasi tujuan Jawa Tengah, Hawa Timuran, dan sebagian Sumatera juga ada. Sumatera, Nusa Tenggara dan Denpasar, Bali," kata Anwar saat ditemui disway.id di lokasi pada Selasa, 17 Maret 2026.

Melihat adanya kelonjakan yang terjadi pada arus mudik 2026, Anwar menjelaskan bahwa akan berkoordinasi dengan Perusahaan Auto (PO) bus antar kota antar provinsi (AKAP).

BACA JUGA:Kasus Penyiraman Air Keras, Firdaus Oiwobo Malah Salahkan Aktivis KontraS: Jadi Aktivis Jangan Berlebihan!

BACA JUGA:Gak Terima Namanya Dicemarkan soal Pelecehan di KRL, Dosen di Pamulang Lapokan Pengunggah Video ke Polisi

Langkah tersebut diambil terminal Terpadu Pulo untuk antisipasi kekurangan armada bus AKAP.

"Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang atau kelebihan penumpang di luar daripada bus itu kami berkoordinasi dengan pihak penyelenggara atau PO atau perwakilan yang ada di sini untuk menyediakan bus tambahan. Mereka biasanya memberitahukan kepada kita bahwa nanti akan digunakan bus tambahan dari PO ini tujuan ini. Kita sebagai pengelola juga nanti akan mengeluarkan namanya (izin) insidentil sebagai pengganti," jelasnya.

Dengan begitu, Anwar juga akan menerjunkan total ratusan personel gabungan selama berlangsungnya puncak arus mudik lebaran 2026.

"Untuk per harinya personel dari internal sendiri itu 25 dari operasional, 25 dari security, dan 25 (administrasi/lainnya) itu ratanya 75 per hari. Itu kalau mungkin sekitar ratusan ada," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: