Arus Mudik ke Jateng dan Jatim Meningkat, One Way Diteruskan Sampai KM 459

Arus Mudik ke Jateng dan Jatim Meningkat, One Way Diteruskan Sampai KM 459

PT Jasa Marga mencatat volume arus mudik yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) pada 11-18 Maret 2026 tembus mencapai 500 ribu kendaraan.-Disway/Candra Pratama-

Pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, Jasa Marga mencatat bahwa 135.000 kendaraan telah melewati Gerbang Tol Cikampek Utama.

BACA JUGA:ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara Urai Antrean Gilimanuk

BACA JUGA:Penuh Syukur, Penumpang Bagikan Serba-Serbi Mudik dengan Kapal Laut

"Kalau bisa disampaikan itu adalah angka yang lebih tinggi 401% dari normal dan juga 7% dari tahun lalu," tutur Ria.

"Angka ini cukup terlihat ya dari sisi rekayasa lalu lintas yang terus dilakukan, tidak ada perhentian dari kemarin dari kilometer 36 sampai kilometer 70," sambungnya.

GT Cikampek Utama Operasikan 22 Gardu

PT Jasa Marga mengoperasikan 22 gardu Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) pada puncak arus mudik lebaran 1447 Hijriah/2026. 

Jasa Marga sebelumnya pernah bilang bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18-19 Maret 2026. 

Di saat rekayasa lalu lintas satu arah (one way), puluhan gardu yang dioperasikan saat arus mudik itu termasuk juga GT Cikatama arah Jakarta. 

BACA JUGA:Purbaya Peringatkan Kementerian: Tak Mau Pangkas Anggaran, Pusat Turun Tangan

BACA JUGA:Andrie Yunus Resmi Berstatus 'Pembela HAM', Wamen Mugiyanto: Stop Kriminalisasi dan Intimidasi

"Dilakukannya one way, kami sudah mengoperasikan 22 gardu yang menerima pengguna jalan dari barat menuju timur Trans Jawa," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT. Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo. 

Pihaknya juga telah mempersiapkan segala hal untuk mencegah ataupun mengurai kemacetan. Sehingga pemudik bisa aman dan lancar sampai ke tempat tujuan. 

"Pertama sudah kami persiapkan adalah layanan transaksi dari sisi gardu di Cikampek Utama yang merupakan barrier pertama yang ditemui pengguna jalan," ujarnya di GT Cikampek, Selasa, 17 Maret 2026. 

"Yang kedua, rekayasa lalu lintas, di mana nantinya akan dilakukan one way nasional yaitu dari kilometer 70, seluruh petugas sudah dipersiapkan," tambah Ria. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: