Program ‘Mudik ke Jakarta’ Tembus Rp21 Triliun, Pariwisata dan Transportasi Publik Melonjak

Program ‘Mudik ke Jakarta’ Tembus Rp21 Triliun, Pariwisata dan Transportasi Publik Melonjak

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, nilai transaksi program "Mudik ke Jakarta" tembus Rp21 triliun-disway.id/Cahyono-

“Program Mudik ke Jakarta tidak hanya mendorong pergerakan ekonomi, tetapi juga meningkatkan penggunaan transportasi publik secara signifikan,” ujar Pramono.

Pramono menyebutkan, selama periode libur Lebaran pengguna MRT mencapai 135.117 penumpang atau meningkat sekitar 59 persen dibandingkan tahun lalu. 

Sementara itu, LRT Jakarta mencatatkan 9.987 penumpang atau naik sekitar 6 persen.

BACA JUGA:Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 25 Maret 2026 Mulai Berlaku, Ingat Sanksi Semakin Ketat

BACA JUGA:Antisipasi Banjir, DPRD Kota Bekasi Dorong Percepatan Pembangunan Tanggul

Di sektor pariwisata, lonjakan pengunjung juga terjadi di sejumlah destinasi unggulan.

Kawasan Monas mencatat 126.790 pengunjung, Ragunan 222.991 pengunjung, dan Ancol sekitar 155.000 pengunjung selama masa libur Lebaran.

“Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menikmati Jakarta sebagai destinasi wisata sekaligus kota aktivitas,” kata Gubernur Pramono.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor dalam program “Mudik ke Jakarta”, termasuk dukungan dari sektor transportasi dan perhotelan.

Pemprov DKI memastikan peningkatan mobilitas tersebut tetap diimbangi dengan pelayanan publik yang optimal.

BACA JUGA:Lebaran Lebih Lancar, LRT Jabodebek Tingkatkan Integrasi Antarmoda Akses ke Destinasi Wisata

BACA JUGA:Arus Balik ke Jakarta, Contraflow KM 70-KM 47 Tol Japek Mulai Diberlakukan

"Selama periode mudik hingga Lebaran, pelayanan publik berjalan baik dan tidak ada keluhan signifikan dari masyarakat,” pungkas Pramono.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: