Berkah Lebaran, Okupansi Pusat Perbelanjaan di Palembang Melonjak Tajam
Pengunjung memadati pusat perbelanjaan di Palembang-Evan Zumarli / Sumeks-
PALEMBANG, DISWAY.ID – Momentum perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah membawa dampak positif yang signifikan bagi sektor ritel dan pusat perbelanjaan di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Sejumlah mal besar melaporkan lonjakan kunjungan wisatawan lokal dan peningkatan volume transaksi yang telah terasa sejak sepekan sebelum hari raya hingga masa libur Lebaran 2026.
Kepadatan arus lalu lintas dan antrean kendaraan di akses masuk pusat perbelanjaan menjadi pemandangan umum di berbagai sudut kota.
Fenomena ini mencerminkan pergeseran fungsi mal yang kini tidak sekadar menjadi tempat belanja, tetapi juga destinasi rekreasi keluarga di tengah masa libur panjang.
Shenni, salah satu pengunjung asal Kertapati, menuturkan bahwa mal menjadi pilihan utama untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
"Mumpung masih suasana libur, kami sengaja datang untuk makan bersama dan jalan-jalan," ujarnya saat ditemui di OPI Mall, Selasa (24/3/2026).
Pihak manajemen OPI Mall mencatat adanya pertumbuhan trafik pengunjung sebesar 30 persen dibandingkan hari biasa. Tren positif ini sudah mulai merangkak naik sejak H-7 Lebaran.
Marketing Communication OPI Mall, Wendy, menjelaskan bahwa tingginya kunjungan berbanding lurus dengan peningkatan nilai transaksi di berbagai gerai.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2026 Gelombang II Diprediksi Memuncak 28–29 Maret, Ini Strategi Pemerintah
"Selain jumlah orang yang datang, transaksi juga meningkat cukup signifikan. Hal ini didorong oleh beragam program promo, paket bundling, hingga diskon besar-besaran yang ditawarkan oleh para tenan untuk menarik minat masyarakat," kata Wendy.
Kondisi serupa terjadi di Palembang Icon (PICON) dan Palembang Square (PS). Sektor kuliner (food and beverage), hiburan, serta wahana permainan anak menjadi titik yang paling padat diserbu pengunjung.
Marketing Communication Palembang Icon, Heru, menyebutkan bahwa hampir seluruh area rekreasi dan fesyen mencatatkan performa maksimal selama periode Lebaran ini.
Guna mengantisipasi risiko akibat kepadatan massa, manajemen pengelola mal memperketat prosedur pengamanan. Penambahan personel keamanan dilakukan di titik-titik krusial seperti pintu masuk utama, area parkir, dan lorong-lorong tenan yang padat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: