Virus Cicada Dipantau Global, Kemenkes Minta Publik Tetap Waspada
WHO juga menyatakan risiko kesehatan masyarakat dari varian ini berada pada level rendah, tanpa indikasi lonjakan kasus berat, rawat inap, maupun kematian.-dok Disway-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa varian baru COVID-19 BA.3.2 atau “Cicada” belum terdeteksi di Indonesia hingga akhir Maret 2026.
Varian turunan Omicron BA.3 ini telah masuk kategori Varian Under Monitoring (VUM) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak 5 Desember 2025.
BACA JUGA:Bak Rudal Iran, Langit Bekasi Memerah Kala SPBE Cimuning Meledak!
Meski menjadi perhatian global, varian tersebut belum menunjukkan peningkatan penularan maupun dampak keparahan.
WHO juga menyatakan risiko kesehatan masyarakat dari varian ini berada pada level rendah, tanpa indikasi lonjakan kasus berat, rawat inap, maupun kematian.
Di sisi lain, Kemenkes mencatat varian yang beredar di Indonesia saat ini masih didominasi XFG sebesar 57 persen, disusul LF.7 sebesar 29 persen, serta XFG 3.4.3 sebesar 14 persen.
Seluruhnya dikategorikan berisiko rendah sehingga situasi nasional dinilai tetap terkendali.
BACA JUGA:Gerah Dituding Rebut Tunangan Orang, Cupi Cupita Langsung Temui Jeseline
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan memastikan pemerintah belum menerapkan pengetatan di pintu masuk negara.
“Belum ada urgensi untuk pembatasan tambahan karena situasi masih terkendali. Namun kami tetap memperkuat surveilans, pelaporan rutin dari fasilitas kesehatan, serta pengujian laboratorium,” ujar Aji, di Jakarta, Kamis, 2 April 2026.
Aji menambahkan, langkah antisipasi terus dijalankan untuk mendeteksi potensi penyebaran sejak dini.
Komunikasi risiko juga diperkuat agar masyarakat tetap waspada tanpa menimbulkan kepanikan.
Kemenkes mengimbau masyarakat untuk konsisten menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
BACA JUGA:Fabrizio Romano Ungkap Kandidat Utama Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: