Kebakaran SPBE di Bekasi, Camat Soal Dokumen Warga: Dukcapil Akan Datang ke Posko

Kebakaran SPBE di Bekasi, Camat Soal Dokumen Warga: Dukcapil Akan Datang ke Posko

Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi di poko Jalan Cinyosng, Kelurahan Cimuning, Kecamatan MustikaJaya, Kota Bekasi -Dimas Rafi-

BEKASI, DISWAY.ID - Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi meminta kepada korban yang terdampak kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) agar tidak mengkhawatirkan berkas-berkas yang telah dilahap kobaran api beberapa hari lalu.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Cinyosng, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu, 1 April 2026 sekira pukul 20.30 WIB.

Pasalnya, ia telah melaporkan kepada Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) atas insiden yang menimpa sejumlah warga Mustika Jaya.

BACA JUGA:Bertambah, Korban Luka Bakar Kebakaran SPBE Bekasi Jadi 17 Orang, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Lebih lajut, Maka menyampaikan bahwa nantinya Dukcapil yang akan mendatangi posko pengaduan perihal pemberkasan.

"Tindakan kami sudah melaporkan ke pimpinan, dan pimpinan dan pimpinan insyaallah besok, dukcapil akan turun, melakukan pelayanan jemput bola, di posko. Kalo engga minggu mungkin senin. Untuk data kependudukan," jelas Maka di lokasi pada Sabtu, 4 April 2026.

Selain itu, Maka memastikan bahwa tidak memakan korban jiwa dalam kejadian kebakaran SPBE.

"Alhamdulillah tidak ada (korban meninggal dunia) hingga saat ini," ungkap dia.

Meskipun begitu, sebanyak 18 korban dari kejadian tersebut menerima luka bakar diatas 50 persen dari kejadian itu.

Sejumlah korban pun telah dilakukan perawatan intensif di berbagai rumah sakit yang berbeda-beda.

BACA JUGA:Kondisi Terkini 17 Korban Kebakaran SPBE Cimuning, Polisi Bakal Periksa Pihak Pengelola

Namun, ia belum dapat memberikan kepastian mengenai berapa jumlah korban yang masih dilakukan perawatan.

Sebab sebagian di antaranya sudah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik.

"Saya belum secara pasti (mengetahui), karena sudah ada yang pulang. Kami belum cek lagi apakah mereka masih dirawat (atau tidak)," ucap dia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: