DPRD Bekasi Soroti Izin SPBE Cimuning yang Kebakaran
Lokasi kebakaran SPBE di Jalan Cinyosng, Kelurahan Cimuning, Kecamatan MustikaJaya, Kota Bekasi-Dimas Rafi -
BEKASI, DISWAY.ID - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Anton mempertanyakan perizinan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE), Cimuning, yang kebakaran hebat.
Bila nantinya ditemukan tidak adanya surat izin resmi Ditjen Migas, ia akan melakukan penutupan secara permanen terhadap SPBE tersebut.
Hal tersebut dikarenakan adanya kebocoran pada gas yang mengakibatkan kebakaran hebat sampai membuat sejumlah bangunan di sekitar SPBE ludes terbakar kobaran api.
BACA JUGA:DPRD Minta Pihak SPBE Bekasi yang Terbakar Ganti Rugi Ke Warga Terdampak
Peristiwa itu terjadi di Jalan Cinyosng, Kelurahan Cimuning, Kecamatan MustikaJaya, Kota Bekasi pada Rabu, 1 April 2026 sekira pukul 20.30 WIB.
"Kira lihat nanti uji aspek dari pada sertifikat layak fungsinya dan SLO-nya (Sertifikat Layak Operasi) kita juga tinjau. Kalau ada bermasalah mungkin langsung kita tutup," tegas Anton di lokasi pada Sabtu, 4 April 2026.
Anton juga telah berkoordinasi dengan komisi 2 untuk melakukan penindakan bila terdapat beberapa kejanggalan pada pabrik tempat SPBE itu.
"Kemarin kita sudah berkoordinasi drngan Komisi 2 terkait pembangunan SPBE yang ada di wilayah. Tentunya tidak hanya di Cemuning, melainkan di Kota Bekasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita sudah bisa memperoleh data yang ada di beberapa SPBE yang ada di Kota Bekasi," jelas Anton.
BACA JUGA:Kondisi Terkini 17 Korban Kebakaran SPBE Cimuning, Polisi Bakal Periksa Pihak Pengelola
Langkah tersebut diambil agar tidak terulang insiden serupa yang dapat menimpa masyarakat sekitar.
"Sehingga nanti tidak terulang lagi kejadian yang seperti ini lagi," kata dia.
Sedangkan, Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi pastikan akan mempermudah para korban dalam mengurus berkas-berkas mereka yang sudah hangus terbakar.
Sebab, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang akan mendatangi posko pengaduan perihal pemberkasan.
"Tindakan kami sudah melaporkan ke pimpinan, dan pimpinan dan pimpinan insyaallah besok, dukcapil akan turun, melakukan pelayanan jemput bola, di posko. Kalo engga minggu mungkin senin. Untuk data kependudukan," jelas Maka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: